Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
http://images.harianjogja.com/2013/02/ilustrasi-kecelakaan-dok3.jpg" alt="" width="200" height="164" />BANDUNG— DPD Organda Jawa Barat tidak mencatat data perusahaan Oto Bus Megamustika yang mengalami kecelakaan maut di Turangga,http://www.harianjogja.com/baca/2013/02/27/bus-tabrak-tebing-di-ciloto-5-tewas-383324">Ciloto, Puncak, Rabu (27/2/2013).
Ketua DPD Organda Jabar Aldo F Wijaya mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari lapangan terkait kecelakaan maut yang menurut data sementara menyebabkan 15 orang tewas.
“Saya dapat laporan, katanya PO itu di Bogor, tapi saya tidak kenal [datanya],” katanya, Rabu siang.
Menurut Aldo, pihaknya juga masih menelusuri apakah PO tersebut khusus menyediakan layanan bus pariwisata atau bus angkutan antar kota. “Kalau itu AKAP diorder jadi bus pariwisata nggak boleh. Penunjukan itu bisa dilakukan jika sifatnya insidentil seperti lebaran,” katanya.
Jika sopir Megamustika biasa membawa bus antar kota, Aldo memastikan agak riskan karena bisa berpengaruh pada faktor keselamatan penumpang.
“Supir bus AKAP itu kan jalurnya khusus dan sudah jelas. Kalau dia masuk jalur yang faktor keselamatannya belum diketahui itu berbahaya,” katanya lagi.
Berdasarkan laporan dari anggotanya,Aldo menilai jalur Ciloto sama rawannya dengan kejadian kecelakaan maut yang terjadi pekan lalu di jalur Cianjur-Sukabumi yang menewaskan 16 orang.
kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ciloto Puncak, Cianjur, Rabu (27/2/2013) pada pukul pukul 11.30 WIB. Bus Megamustika yang berpenumpang 75 orang melaju dari arah Bogor ke Cianjur mengalami rem blong saat melintas di jalan Raya Ciloto tepatnya di Turangga.
Laporan kepolisian menyebutkan akibat hal itu, kendaraan tersebut menabrak tebing. Akibat kejadian tersebut dilaporkan 15 orang tewas dan 12 luka berat dan beberapa penumpang lainnya mengalami luka berat dan dibawa ke RS Cimacan,Cianjur. (JIBI/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Malioboro Run 4 Oktober berpotensi memicu kepadatan lalu lintas. KAI mengimbau penumpang Stasiun Yogyakarta dan Lempuyangan datang lebih awal.
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Kemkomdigi menilai notifikasi masa aktif belum cukup melindungi nilai ekonomi sisa kuota internet pelanggan sesuai amanat putusan MK.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Polri menjelaskan alasan mutasi 88 pati dan pamen setelah Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri sebagai bagian dari percepatan organisasi.