OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
http://images.harianjogja.com/2013/02/wanda-hamidah-370x208.jpg" alt="" width="370" height="208" />JAKARTA— Ketua Komisi E DPRD DKI Wanda Hamidah membantah dia bolos kerja.
“Kerja dewan itu tidak nine to five,” kata Wanda Hamidah saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Pusat (DPP) PAN, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).
Menurut Wanda, sebagai anggota dewan ia tidak perlu datang ke kantor jika memang tidak ada jadwal untuk rapat, baik rapat fraksi, rapat komisi, maupun rapat paripurna.
“Kalau tidak ada rapat ya saya tidak perlu ke kantor,” katanya.
Ia merasa bahwa pekerjaannya tidak mengharuskannya berada di kantor asal tugas serta fungsi Wanda yang bekerja di komisi yang membidangi perihal kesejahteraan rakyat tersebut tetap terlaksana.
“Yang penting adalah fungsi pengawasan saya tetap dilaksanakan,” katanya.
Dua hari setelah dinyatakan bebas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Wanda belum menyambangi kantornya di Gedung DPRD DKI Jakarta. (Antara/nj)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Peluang Gianni Infantino lengser dari kursi Presiden FIFA turun menjadi 21% setelah mendapat dukungan dari Donald Trump dan sejumlah federasi sepak bola.
Pemkab Manggarai Barat memastikan Labuan Bajo tetap aman dikunjungi pascagempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 986 wisatawan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.