PRESIDEN PKS TERSANGKA: Simpatisan Kecewa Berat

Kamis, 31 Januari 2013 15:28 WIB
PRESIDEN PKS TERSANGKA: Simpatisan Kecewa Berat

http://images.harianjogja.com/2013/01/luthfi-hasan-ishaaq7-370x303.jpg" alt="" width="370" height="303" />JAKARTA— Lingkaran Survei Indonesia menilai kasus dugaan suap importasi daging sapi yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq  dapat mengganggu konsolidasi partai tersebut menghadapi pemilu 2014.

Peneliti LSI Adjie Alfaraby mengatakan ada dua implikasi dari penetapan Presiden PKS Luthfi Hasan sebagai tersangka oleh KPK.

Menurutnya, terseretnya pentolan PKS itu dalam kasus dugaan suap akan mengganggu konsolidasi PKS menghadapi pemilu 2014.

”Karena PKS akan disibukkan dengan proses hukum LHI dan klarifikasi publik atas segala pemberitaan media. Selain itu juga memunculkan kekecewaan mendalam dari para simpatisan PKS dan publik secara luas,” ujarnya, Kamis (31/1/2013).

Hal itu, lanjutnya,  disebabkan PKS selama ini dikenal dan selalu mengklaim sebagai “partai bersih”. Walaupun belum terbukti di pengadilan, katanya, opini publik atas tersangkanya LHI telah merusak kredibilitas PKS.

“PKS terancam kehilangan dukungannya oleh simpatisan dan pendukungnya.”

Adjie memaparkan secara umum, penetapan LHI sebagai tersangka kasus korupsi impor daging sapi, semakin menambah daftar panjang kader partai politik yang tersangkut kasus korupsi. Kasus itu, lanjutnya, akan terus menggerus citra partai politik.

”Kepercayaan publik terhadap partai politik memudar,” tambahnya. (JIBI/nj)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online