Pengusaha RI Punya Waktu 3 Bulan Penuhi Standar Eropa
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu (28/6/2026). ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman.
Harianjogja.com, JAKARTA— Presiden Prabowo Subianto menargetkan perampingan besar-besaran badan usaha milik negara (BUMN) guna meningkatkan efisiensi dan transparansi. Dari lebih dari 1.000 perusahaan yang ada saat ini, jumlahnya akan dipangkas hingga tersisa sekitar 250 BUMN dalam beberapa tahun ke depan.
Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta, Minggu. Ia menegaskan proses restrukturisasi BUMN harus berjalan cepat dan tuntas.
“Kita ingin rasional, efisien, dan transparan. Saya minta dalam tahun ini prosesnya sudah terlihat signifikan. Dalam dua tahun, BUMN harus benar-benar bekerja untuk rakyat,” tegasnya, Minggu (28/6/2026).
Menurut Prabowo, pemerintah saat ini tengah melakukan pembersihan dan penertiban terhadap BUMN yang dinilai tidak produktif. Dari sekitar 1.000 perusahaan, lebih dari 200 di antaranya telah ditutup.
Ke depan, jumlah tersebut akan terus ditekan hingga hanya tersisa sekitar 250 perusahaan. Artinya, lebih dari 750 BUMN akan dihentikan operasinya sebagai bagian dari reformasi besar di sektor perusahaan negara.
Prabowo menilai jumlah BUMN yang terlalu banyak selama ini justru menimbulkan beban organisasi yang besar, mulai dari jajaran direksi hingga komisaris. Kondisi tersebut dinilai tidak sebanding dengan kinerja perusahaan, terutama bagi BUMN yang tidak menghasilkan keuntungan.
“Bayangkan, ratusan direktur utama, direksi, hingga komisaris harus dibiayai. Overhead-nya besar, padahal tidak semua perusahaan menghasilkan laba. Ini uang rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan langkah efisiensi ini bertujuan agar pengelolaan BUMN lebih sehat, fokus, dan memberikan kontribusi nyata bagi negara.
Dalam forum yang sama, Prabowo juga menanggapi usulan kalangan akademisi agar BUMN mengalokasikan sebagian keuntungan untuk riset dan inovasi. Ia menyambut baik gagasan tersebut, namun mengingatkan bahwa syarat utama adalah perusahaan harus terlebih dahulu menghasilkan laba.
“Usulnya bagus, tapi pertanyaannya BUMN ini sudah untung atau belum. Sekarang mulai ada perbaikan. Terima kasih, dalam setahun ini sudah mulai ada laba,” katanya.
Dengan langkah restrukturisasi ini, pemerintah berharap BUMN ke depan tidak hanya efisien secara struktur, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus mendukung pengembangan riset dan teknologi di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
Sound horeg berkembang sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memicu polemik keselamatan, kebisingan, dan pengawasan di lapangan.
BPJS Kesehatan menanggung pengobatan keracunan MBG, tetapi ada ketentuan jika kasus ditetapkan sebagai KLB.
Panglima TNI Agus Subiyanto menegaskan penanganan OPM di Papua dilakukan melalui operasi keamanan dan pendekatan teritorial secara kolaboratif.
Denver, anjing malamut alaska seberat 70 kg di Semarang, ‘bekerja’ lewat sesi foto berbayar untuk membantu biaya shelter anjing telantar.
Pemkab Sleman membuka Sleman Creative Weeks #6 untuk memperkuat ekonomi kreatif dan ekosistem seni budaya hingga Oktober 2026.