BGN Evaluasi 63 Juta Data Penerima MBG, Fokus Daerah Stunting
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Ilustrasi uang. /Bisnis- Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA—Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kondisi ekonomi dan praktik korupsi yang masih terjadi di Indonesia saat memperingati hari lahir Presiden pertama RI, Soekarno, yang ke-125. Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah dan berbagai persoalan ekonomi saat ini tidak dapat dilepaskan dari tata kelola pemerintahan yang belum berjalan optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasto dalam refleksi peringatan kelahiran Bung Karno. Ia menilai sejumlah indikator ekonomi, mulai dari nilai tukar rupiah hingga sektor riil, menunjukkan adanya tantangan yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan.
Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu, Hasto menyebut melemahnya rupiah, penurunan indeks harga saham, hingga tekanan yang dirasakan sektor riil menjadi bagian dari konsekuensi tata kelola negara yang dinilai belum berjalan secara efektif.
"Melemahnya rupiah, turunnya indeks harga saham, dan geliat sektor riil yang mengalami tekanan, serta berbagai kasus korupsi atas kebijakan populis adalah buah tata kelola negara yang tidak berjalan baik," kata Hasto.
Selain persoalan ekonomi, Hasto juga menyoroti lemahnya sistem hukum yang menurutnya dapat membuka ruang bagi munculnya berbagai bentuk ketidakadilan di tengah masyarakat.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi pengingat penting untuk kembali meneladani semangat perjuangan Bung Karno dalam menghadapi berbagai bentuk penindasan dan ketidakadilan.
"Bung Karno menegaskan bahwa yang dilawan rakyat Indonesia bukanlah orang-orang Belanda, melainkan suatu nafsu yang menghisap dan menyengsarakan," ujarnya.
Hasto menilai pemikiran Bung Karno masih relevan untuk menjawab berbagai tantangan bangsa saat ini, terutama melalui konsep Trisakti yang selama ini menjadi salah satu fondasi pemikiran politik dan kebangsaan.
Trisakti Bung Karno mencakup tiga prinsip utama, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Menurut Hasto, ketiga prinsip tersebut dapat menjadi pijakan dalam memperkuat ketahanan bangsa sekaligus membangun sistem hukum dan keadilan yang lebih baik.
"Trisakti Bung Karno adalah kehendak, tekad, dan jalan menjadi bangsa yang kuat untuk menghadapi sistem yang melahirkan penderitaan rakyat. Gagasan Bung Karno terbukti menjadi landasan dan kompas perjuangan bangsa," katanya.
Ia berharap seluruh elemen bangsa dapat menjadikan pemikiran Bung Karno sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan nasional sekaligus sebagai arah dalam mewujudkan cita-cita pembangunan Indonesia.
"Itulah api perjuangan Bung Karno yang harus terus dinyalakan," kata Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN mengevaluasi 63 juta data penerima MBG dan memprioritaskan daerah berisiko stunting tinggi sesuai arahan Presiden Prabowo.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Selasa 21 Juli 2026 digelar di Balai Kalurahan Wiladeg, Karangmojo. Simak lokasi, jam layanan, dan persyaratannya.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan rokok elektrik tidak lebih aman dari rokok konvensional dan berpotensi disalahgunakan untuk narkotika.
Jadwal SIM Keliling Sleman Rabu 22 Juli 2026 digelar di MPP Sleman. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Cek jadwal lengkap KA Bandara YIA Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tersedia layanan reguler dan Xpress menuju Bandara YIA yang cepat dan anti macet.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 22 Juli 2026. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan dari Palur menuju Yogyakarta.