Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Ilustrasi anak hilang./Pixabay
Harianjogja.com, MAGETAN—Sepeda motor dan sepasang sandal milik pelajar SMK berinisial DAM, 18, ditemukan terparkir di Jembatan Ngujur, Desa Goranggareng Taji, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/4/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Kendaraan bermotor Yamaha MX King berpelat AE 3721 OW itu tidak disertai pemiliknya, memicu kekhawatiran dugaan korban tercebur ke Sungai Bengawan Madiun yang mengalir tepat di bawah jembatan. Keluarga warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, melaporkan DAM hilang sejak Selasa malam (21/4/2026).
Kapolsek Nguntoronadi, AKP Mahfud Sidiq, mengkonfirmasi penemuan barang bukti tersebut memperkuat dugaan hilangnya pelajar SMK tersebut. "Pada saat kendaraan dan sandal tersebut ditemukan, pemiliknya tidak ada di lokasi," ujarnya.
Hasil identifikasi menunjukkan motor itu milik Jarno, 43, warga Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, namun keluarga mengakui kendaraan dipinjamkan kepada DAM sebelum kejadian.
Keterangan keluarga mengungkapkan DAM pamit keluar rumah pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB dengan mengendarai motor tersebut. Hingga Rabu pagi, pemuda tersebut tidak kembali dan keberadaannya belum terdeteksi.
Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban tercebur atau sengaja menceburkan diri ke aliran Sungai Bengawan Madiun mengingat lokasi penemuan barang pribadinya tepat di pinggir jembatan.
Kevin Rafian Suryapratama, rekan korban, memberikan keterangan bahwa terakhir kali bertemu DAM sekitar sepekan sebelum kejadian.
"Saya tahunya dari ditelepon ibunya, ditanya terakhir sama siapa," katanya. Ia juga mengenali motor Yamaha MX King tersebut sebagai kendaraan yang biasa dipakai DAM sehari-hari. Menurut Kevin, DAM dikenal sebagai pribadi pendiam yang jarang berbagi cerita dengan teman-temannya.
Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, serta masyarakat setempat telah dikerahkan ke lokasi Jembatan Ngujur sejak pagi Rabu (22/4/2026).
Tim pencari bersiaga memantau aliran Sungai Bengawan Madiun dan siap melanjutkan operasi pencarian secara intensif mengingat kondisi sungai yang deras serta medan sulit di sekitar Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan.
Pencarian pelajar SMK hilang Magetan ini terus dipantau dengan melibatkan semua potensi lokal untuk segera menemukan keberadaan DAM dalam kondisi selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.