Polres Bantul Bongkar Peredaran Miras Ilegal di Enam Lokasi
Polres Bantul membongkar peredaran miras ilegal di enam titik dan menyita puluhan botol minuman beralkohol tanpa izin.
Penampakan benda langit bercahaya di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terekam oleh kamera ponsel milik warga, pada Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Tangkapan layar video instagram/@malang_kidulan.
Harianjogja.com, MALANG — BMKG memastikan benda bercahaya yang terlihat di langit Kabupaten Malang, Jawa Timur, bukan rudal, melainkan fenomena sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan objek tersebut diduga merupakan serpihan roket atau space debris yang mengalami proses re-entry.
Fenomena “Space Jellyfish”
Ricko menyebut cahaya yang terlihat menyerupai ekor ubur-ubur atau dikenal sebagai fenomena space jellyfish.
Fenomena ini terjadi akibat pantulan sinar matahari pada gas buang roket di ketinggian, sehingga tampak memanjang dengan ekor cahaya yang lebar.
Ia menambahkan, fenomena serupa kerap dikaitkan dengan roket seperti Long March CZ-3B yang memantulkan cahaya saat berada di lapisan atas atmosfer.
Sering Terjadi di Wilayah Khatulistiwa
Menurut BMKG, kejadian ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Fenomena serupa sebelumnya juga terlihat di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.
Wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa memang kerap menjadi lintasan orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar saat kembali ke atmosfer.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap fenomena tersebut karena tidak berbahaya.
“Masyarakat tidak perlu khawatir ya terhadap fenomena itu,” ujar Ricko.
Sempat Viral di Media Sosial
Penampakan cahaya di langit tersebut terjadi pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 18.46 WIB dan sempat terekam kamera warga di wilayah Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.
Video tersebut kemudian viral setelah diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan, dengan narasi yang menyebutkan benda itu diduga sebagai rudal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Bantul membongkar peredaran miras ilegal di enam titik dan menyita puluhan botol minuman beralkohol tanpa izin.
Warga Karangsari Kulonprogo menerima ganti rugi Tol Jogja-YIA hingga Rp7,1 miliar. Total pencairan mencapai Rp85,2 miliar.
Iran disebut mengandalkan “armada nyamuk” berisi ribuan kapal cepat dan rudal untuk mengontrol Selat Hormuz di tengah tensi Timur Tengah.
Polisi mengamankan 83 motor brong saat razia konvoi liar di Prambanan Klaten. Petugas juga menyita miras dan korek api berbentuk pistol.
Program Makan Bergizi Gratis tetap jadi prioritas RKP 2027. Realisasi anggaran MBG 2026 mencapai Rp70,2 triliun.
Sebanyak 11 bayi dievakuasi dari rumah di Pakem Sleman. Tiga bayi sakit dan dibawa ke rumah sakit, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.