Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Penampakan benda langit bercahaya di langit wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur yang terekam oleh kamera ponsel milik warga, pada Sabtu (11/4/2026). ANTARA/Tangkapan layar video instagram/@malang_kidulan.
Harianjogja.com, MALANG — BMKG memastikan benda bercahaya yang terlihat di langit Kabupaten Malang, Jawa Timur, bukan rudal, melainkan fenomena sampah antariksa yang terbakar saat memasuki atmosfer bumi.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso, menjelaskan objek tersebut diduga merupakan serpihan roket atau space debris yang mengalami proses re-entry.
Fenomena “Space Jellyfish”
Ricko menyebut cahaya yang terlihat menyerupai ekor ubur-ubur atau dikenal sebagai fenomena space jellyfish.
Fenomena ini terjadi akibat pantulan sinar matahari pada gas buang roket di ketinggian, sehingga tampak memanjang dengan ekor cahaya yang lebar.
Ia menambahkan, fenomena serupa kerap dikaitkan dengan roket seperti Long March CZ-3B yang memantulkan cahaya saat berada di lapisan atas atmosfer.
Sering Terjadi di Wilayah Khatulistiwa
Menurut BMKG, kejadian ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Fenomena serupa sebelumnya juga terlihat di Lampung pada 4 April 2026 dan Natuna pada 9 April 2026.
Wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa memang kerap menjadi lintasan orbit satelit dan sampah antariksa yang terbakar saat kembali ke atmosfer.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir terhadap fenomena tersebut karena tidak berbahaya.
“Masyarakat tidak perlu khawatir ya terhadap fenomena itu,” ujar Ricko.
Sempat Viral di Media Sosial
Penampakan cahaya di langit tersebut terjadi pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 18.46 WIB dan sempat terekam kamera warga di wilayah Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.
Video tersebut kemudian viral setelah diunggah melalui akun Instagram @malang_kidulan, dengan narasi yang menyebutkan benda itu diduga sebagai rudal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Sekitar 200 warga binaan Gunungkidul akan difasilitasi mengikuti Kejar Paket A, B, dan C sebagai bekal kembali ke masyarakat.
Pembangunan Jembatan Kewek memasuki tahap struktur lanjutan. Pondasi rampung dan erection girder ditarget September agar bisa dipakai saat Nataru 2026.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.