Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, Ultra Resmi, Ini Harga dan Speknya
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Gunung Slamet terlihat dari arah Desa Pamijen, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas. Antara/Sumarwoto
Harianjogja.com, PURWOKERTO—Aktivitas vulkanik Gunung Slamet menunjukkan peningkatan signifikan. Otoritas resmi memperluas radius aman dari dua kilometer menjadi tiga kilometer dari kawah puncak menyusul lonjakan suhu dan aktivitas gas.
Kebijakan tersebut ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui laporan khusus tertanggal 4 April 2026. Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Slamet, Muhammad Rusdi, menyebut keputusan diambil berdasarkan analisis visual dan data instrumental terbaru.
Ia menjelaskan peningkatan aktivitas mulai terdeteksi sejak akhir Maret 2026. Saat itu, pola gempa tidak biasa terekam, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemantauan udara menggunakan drone.
“Dari hasil pemantauan tersebut terindikasi adanya kenaikan suhu yang cukup signifikan di area kawah,” ujarnya.
Plt Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menambahkan perubahan visual juga terlihat jelas sejak 3 April 2026. Embusan gas putih terpantau membumbung hingga 300 meter di atas kawah.
Fenomena ini mengindikasikan proses pelepasan gas magmatik dari dalam gunung. Data termal bahkan menunjukkan lonjakan suhu drastis, dari 247,4 derajat Celsius pada September 2024 menjadi 463 derajat Celsius pada awal April 2026.
Selain itu, area anomali panas juga meluas membentuk pola melingkar di dinding kawah. Kondisi ini diperkuat oleh tren kegempaan yang meningkat sejak pertengahan Maret.
PVMBG mencatat ratusan gempa embusan dan frekuensi rendah, yang menunjukkan tekanan gas magmatik terus meningkat. Data deformasi juga mengindikasikan pergerakan magma ke kedalaman yang lebih dangkal.
“Potensi bahaya saat ini berupa erupsi yang dapat menghasilkan abu vulkanik, hujan lumpur, lontaran material pijar, serta gas vulkanik dengan konsentrasi tinggi di sekitar kawah,” jelas Lana.
Meski demikian, status Gunung Slamet masih berada pada Level II atau Waspada sejak ditetapkan pada Oktober 2023.
Masyarakat di wilayah sekitar seperti Banyumas, Purbalingga, Pemalang, Tegal, dan Brebes diminta tetap tenang namun waspada. Aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah puncak dilarang, termasuk bagi pendaki dan wisatawan.
Petugas juga mengingatkan warga untuk hanya mengacu pada informasi resmi dari PVMBG atau BPBD serta tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terverifikasi di media sosial.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Samsung Galaxy Z Fold8, Flip8, dan Fold8 Ultra resmi hadir. Simak spesifikasi layar, kamera, chipset, serta harga terbarunya di Indonesia.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.