9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Foto ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mulai menerapkan skema berbeda dalam distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan makanan segar diprioritaskan untuk anak sekolah, sementara wilayah tertinggal mendapatkan bahan pangan kering.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas makanan sekaligus menyesuaikan kondisi distribusi di berbagai daerah dengan tantangan logistik yang berbeda.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan makanan segar akan dibagikan selama lima hari dalam sepekan kepada siswa.
“Makanan fresh dibagikan hanya lima hari untuk anak sekolah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), distribusi dilakukan dalam bentuk makanan kering yang lebih mudah disimpan dan tidak membutuhkan pengolahan rumit.
Jenis pangan yang diberikan meliputi susu, buah, roti, serta bahan lain yang lebih tahan lama untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar.
Skema distribusi MBG yang diterapkan:
Menurut Nanik, penyesuaian ini menjadi langkah realistis untuk menghadapi keterbatasan infrastruktur, akses, serta fasilitas penyimpanan di daerah 3T.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap penerima manfaat di wilayah sulit tetap memperoleh asupan gizi yang layak.
Di sisi lain, untuk kelompok berisiko seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, mekanisme distribusi tetap mengikuti skema sebelumnya.
“Untuk 3B, mekanisme pendistribusiannya seperti biasa sampai hari Sabtu,” katanya.
BGN menegaskan seluruh skema distribusi dalam program ini tetap mengacu pada standar gizi nasional serta prinsip keamanan pangan.
Langkah ini diharapkan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, merata, dan tetap tepat sasaran di berbagai wilayah dengan kondisi yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.