Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Foto ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mulai menerapkan skema berbeda dalam distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan makanan segar diprioritaskan untuk anak sekolah, sementara wilayah tertinggal mendapatkan bahan pangan kering.
Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kualitas makanan sekaligus menyesuaikan kondisi distribusi di berbagai daerah dengan tantangan logistik yang berbeda.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menjelaskan makanan segar akan dibagikan selama lima hari dalam sepekan kepada siswa.
“Makanan fresh dibagikan hanya lima hari untuk anak sekolah,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), distribusi dilakukan dalam bentuk makanan kering yang lebih mudah disimpan dan tidak membutuhkan pengolahan rumit.
Jenis pangan yang diberikan meliputi susu, buah, roti, serta bahan lain yang lebih tahan lama untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar.
Skema distribusi MBG yang diterapkan:
Menurut Nanik, penyesuaian ini menjadi langkah realistis untuk menghadapi keterbatasan infrastruktur, akses, serta fasilitas penyimpanan di daerah 3T.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berharap penerima manfaat di wilayah sulit tetap memperoleh asupan gizi yang layak.
Di sisi lain, untuk kelompok berisiko seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, mekanisme distribusi tetap mengikuti skema sebelumnya.
“Untuk 3B, mekanisme pendistribusiannya seperti biasa sampai hari Sabtu,” katanya.
BGN menegaskan seluruh skema distribusi dalam program ini tetap mengacu pada standar gizi nasional serta prinsip keamanan pangan.
Langkah ini diharapkan memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif, merata, dan tetap tepat sasaran di berbagai wilayah dengan kondisi yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Media asing menyoroti reshuffle Kabinet Prabowo, terutama pergantian Menlu Sugiono oleh diplomat karier Arrmanatha Nasir.
Sembilan tahun Batik Enom, Devie Fransisca membuktikan batik bisa menjadi pakaian sehari-hari melalui inovasi warna, desain, hingga jersey batik.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Strict Account Settings WhatsApp memperketat privasi dan keamanan akun. Simak fungsi serta cara mengaktifkannya di perangkat utama.