Harga Beras Premium Tembus HET di Semua Zona, Ini Datanya
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, TABANAN—Kepolisian melakukan ekshumasi terhadap jasad Ketut Darmawan (KD), korban pengeroyokan massa yang diduga mencuri ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Senin (27/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sebagai bagian dari proses penyidikan.
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Bali AKBP Rina Isriana Dewi mengatakan ekshumasi dilakukan setelah Polres Tabanan menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
"Pada hari ini dilaksanakan proses ekshumasi terhadap korban untuk mengetahui penyebab kematian," kata AKBP Rina, Senin.
Tim Forensik RSUP Prof. Ngoerah Terlibat
Jasad korban yang sebelumnya dimakamkan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, dibongkar kembali untuk kepentingan pemeriksaan forensik.
Rina menjelaskan proses ekshumasi melibatkan tim penyidik dari Polres Tabanan dan Polsek Baturiti, sedangkan pemeriksaan forensik dilakukan oleh tim dokter forensik RSUP Prof. Ngoerah Denpasar yang dipimpin dr. Nola Margareth.
Menurutnya, hasil pemeriksaan forensik akan menjadi salah satu alat bukti penting dalam mengungkap penyebab kematian korban sekaligus melengkapi berkas penyidikan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap berikutnya.
Berawal dari Dugaan Pencurian Ayam
Kasus pengeroyokan terhadap Ketut Darmawan bermula pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 01.30 Wita.
Korban diduga tertangkap tangan saat mencuri ayam milik warga di Banjar Juwuk Legi. Dugaan tersebut memicu kemarahan warga yang disebut telah lama resah akibat maraknya kasus pencurian ayam di wilayah itu.
Korban kemudian dikeroyok massa hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Massa juga membakar sepeda motor yang digunakan korban sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi.
Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti
Dalam penyelidikan, polisi menemukan fakta bahwa sepeda motor yang dibakar massa diduga merupakan kendaraan hasil pencurian pada 2018.
Selain itu, penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
Seekor ayam.
Senjata tajam.
Rekaman video.
Jaket milik korban.
Ketapel.
Hingga kini, penyidik telah memeriksa 12 orang saksi. Berdasarkan hasil gelar perkara, polisi menetapkan lima warga sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Selasa 27 Oktober 2026. Simak jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 27 Oktober 2026, layanan reguler dan Xpress, waktu keberangkatan, kedatangan, serta durasi perjalanan.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.