Raja Juli Antoni Klarifikasi Isu OTT KPK Bupati Kuansing
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, KENDARI—Aktivitas tektonik dilaporkan meningkat di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang Selasa ini. Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi terjadinya rangkaian gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) dan Kota Kendari sejak dini hari hingga pagi hari.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari, Kabupaten Kolaka Timur menjadi wilayah yang paling sering terdampak dengan total empat kali guncangan.
Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, merinci bahwa aktivitas kegempaan di Koltim dimulai pukul 01.00 WITA dengan magnitudo 1,4 pada kedalaman tujuh kilometer.
“Gempa pertama di Kolaka Timur berkekuatan magnitudo 1,4 terjadi pada pukul 01.00 WITA dengan kedalaman tujuh kilometer, berlokasi delapan kilometer di selatan Koltim,” ungkap Nasrol pada Selasa (24/3/2026).
Ketegangan tektonik di Kolaka Timur berlanjut pada pagi hari dengan dua gempa susulan berturut-turut pada pukul 07.00 WITA yang berkekuatan magnitudo 1,8 dan 2,0. Hanya berselang 14 menit kemudian, guncangan kembali terjadi dengan kekuatan magnitudo 1,5 yang berpusat di sisi barat kabupaten tersebut.
Rangkaian gempa ini tergolong sangat dangkal dengan kedalaman bervariasi antara dua hingga 17 kilometer di bawah permukaan tanah.
Selain wilayah Koltim, Kota Kendari juga tidak luput dari guncangan pada pukul 09.32 WITA. Ibu kota provinsi ini diguncang gempa magnitudo 2,0 yang berlokasi di koordinat 3,99 Lintang Selatan dan 122,64 Bujur Timur.
“Berdasarkan hasil analisis BMKG, rangkaian gempa bumi yang terjadi di dua wilayah tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal,” jelas Nasrol.
Meski frekuensi gempa cukup tinggi dalam waktu singkat, otoritas memastikan hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
Menyikapi fenomena ini, BMKG mengimbau warga Sulawesi Tenggara untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan informasi bohong (hoax) yang beredar di media sosial.
Masyarakat diminta untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi pemerintah dan waspada terhadap potensi keretakan struktur bangunan jika terjadi guncangan susulan.
Kewaspadaan dini tetap diperlukan mengingat karakteristik gempa dangkal yang getarannya sering kali dirasakan cukup nyata oleh penduduk setempat di tengah rutinitas arus balik Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Jonatan Christie kembali bertanding saat Indonesia mengirim 12 wakil ke Japan Open 2026. Fajar/Fikri dan sejumlah pemain andalan siap bangkit di Tokyo.
Polresta Jogja menetapkan 14 tersangka baru dalam kasus Daycare Little Aresha. Total tersangka kini mencapai 27 orang dengan 103 anak tercatat sebagai korban.
Kolombia tim terakhir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Asia habis tak tersisa, Eropa dominan dengan 7 wakil. Simak daftar lengkap tim lolos!
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Beta Mom, gaya asuh santai yang viral di TikTok dan Wall Street Journal. Lawan helicopter parenting, fokus pada fleksibilitas dan kebahagiaan ibu-anak.