Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Warga membeli buah dari pedagang keliling di Havana, Kuba. - dok/Antara
Harianjogja.com, MOSKOW—Krisis energi yang berujung padamnya listrik secara total di Kuba memperkuat tekanan Amerika Serikat dalam negosiasi politik. Di tengah situasi ini, posisi Presiden Miguel Diaz-Canel justru menjadi titik paling krusial yang disorot Washington.
Kondisi tersebut terjadi setelah kebijakan baru Amerika Serikat yang membatasi pasokan energi ke Kuba, termasuk melalui tarif impor bagi negara pemasok minyak. Dampaknya langsung terasa ketika jaringan listrik nasional di Kuba gagal total pada Senin lalu.
Dalam situasi yang kian menekan, pemerintahan Presiden Donald Trump disebut tidak akan melanjutkan kemajuan negosiasi selama Diaz-Canel masih menjabat. Pesan ini disampaikan kepada Havana sebagai bagian dari strategi mendorong perubahan arah kebijakan ekonomi.
Laporan The New York Times, seperti dikutip RIA Novosti Selasa (17/3/2026) menyebutkan, Washington tidak menyasar keluarga Castro yang masih berpengaruh di balik layar. Fokus utama justru pada pencopotan Diaz-Canel untuk membuka peluang lahirnya pemimpin yang lebih moderat.
Selain isu kepemimpinan, Amerika Serikat juga mengajukan tuntutan lain seperti pembebasan tahanan politik dan pencopotan pejabat lama yang masih setia pada ideologi Fidel Castro.
Miguel Diaz-Canel yang kini berusia 65 tahun merupakan presiden pertama di luar dinasti Castro sejak revolusi 1959. Ia menjabat sejak 2018 menggantikan Raúl Castro, namun kerap dinilai tidak memiliki kendali penuh atas pemerintahan.
Pengaruh besar disebut masih berada di tangan GAESA, konglomerat bisnis milik militer Kuba yang menjadi pusat kekuatan ekonomi negara tersebut.
Di sisi lain, Diaz-Canel menyalahkan embargo Amerika Serikat sebagai penyebab utama krisis kemanusiaan dan pemadaman listrik yang meluas.
Namun di internal Kuba, mulai muncul pertimbangan baru. Sumber menyebut negosiator, termasuk Raúl Guillermo “Raulito” Rodríguez Castro, mulai melihat opsi pengunduran diri Diaz-Canel sebagai langkah realistis untuk menyelamatkan ekonomi.
Bagi Donald Trump, skenario ini bisa menjadi keuntungan politik di dalam negeri, terutama di kalangan komunitas eksil Kuba di Florida.
Meski begitu, langkah tersebut juga berisiko menuai kritik dari kelompok konservatif Amerika Serikat yang menginginkan perubahan total, bukan sekadar pergantian figur pemimpin.
Jika kesepakatan tercapai, sosok presiden baru diperkirakan akan muncul di luar keluarga Castro. Namun, kendali kekuasaan diyakini tetap berada di tangan loyalis lama di balik struktur pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.