DPR Desak Polisi Usut Kematian Sutrimo Karumga Febrie Adriansyah
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam pertemuan bersama awak media di Jakarta, Juma (6/3/2026) malam. ANTARA/Harianto
Harianjogja.com, JAKARTA— Dudy Purwagandhi memproyeksikan jumlah pergerakan penumpang pada masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai sekitar 143,9 juta orang. Angka tersebut diperkirakan turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.
Menteri Perhubungan menyampaikan proyeksi tersebut berdasarkan hasil survei yang dilakukan pemerintah untuk memetakan potensi mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.
“Pada survei tahun ini, jumlah masyarakat yang akan melakukan pergerakan diproyeksikan sebesar 143,9 juta orang. Kalau dihadapkan dengan survei, memang ada penurunan sebesar 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Dudy di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Survei Libatkan 55.000 Responden
Survei tersebut dilakukan oleh Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung, Badan Pusat Statistik, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
Dalam pelaksanaannya, survei melibatkan sekitar 55.000 responden dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai pola perjalanan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri.
Meski demikian, Dudy menegaskan pemerintah tetap mengantisipasi potensi lonjakan perjalanan yang bisa melebihi hasil proyeksi survei.
Hal ini berkaca dari pengalaman sebelumnya, di mana pada 2025 realisasi pergerakan masyarakat mencapai sekitar 154,6 juta orang, lebih tinggi dari proyeksi survei awal sebesar 146,4 juta orang.
“Kami sebagaimana pengalaman sebelumnya bahwa ada lonjakan antara survei dan realisasi, maka kami harus mengantisipasi apabila ternyata timbul lonjakan dengan angka yang berbeda dari survei tersebut,” ujarnya.
Mudik Masih Jadi Alasan Utama
Menurut Dudy, sebagian besar masyarakat Indonesia masih menjadikan momentum Lebaran sebagai waktu utama untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.
Berdasarkan hasil survei, sekitar 50,60 persen responden menyatakan perjalanan mereka dilakukan untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Namun, terdapat pula kecenderungan baru di mana sebagian masyarakat memanfaatkan libur panjang Lebaran untuk berwisata atau berlibur bersama keluarga.
Daerah Asal dan Tujuan Pemudik
Berdasarkan asal provinsi, lima wilayah dengan jumlah pemudik terbanyak diperkirakan berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten.
Sementara itu, tujuan perjalanan terbanyak diperkirakan menuju, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.
Dari sisi kota asal, lima wilayah dengan pergerakan tertinggi adalah Jakarta Timur, Bogor, Bekasi, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat.
Adapun lima kota tujuan utama pemudik diperkirakan meliputi, Kebumen, Yogyakarta, Surabaya, Banyumas dan Bandung
Kementerian Perhubungan juga mencatat pergerakan besar dari wilayah Jabodetabek, terutama dari Bogor, Tangerang, Jakarta Timur, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang menuju berbagai daerah tujuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Komisi III DPR meminta Polda Metro Jaya mengusut tuntas dan transparan kasus kematian Sutrimo yang masih didalami polisi.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.