Mentan Bongkar Mafia Proyek hingga Benih Rp3,3 Miliar
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Ilustrasi kilang minyak./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA— Saudi Aramco menaikkan harga minyak mentah utamanya untuk pembeli di Asia pada pengiriman April 2026. Kenaikan ini menjadi yang terbesar sejak Agustus 2022 dan terjadi di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur distribusi energi global.
Dilaporkan oleh Bloomberg pada Jumat (6/3/2026), Aramco menaikkan harga minyak mentah andalannya, Arab Light, sebesar US$2,50 per barel untuk pelanggan di Asia. Kenaikan tersebut jauh lebih tinggi dibanding perkiraan sebelumnya.
Sebelum konflik Iran pecah pada akhir pekan lalu, survei terhadap para trader dan pengolah minyak memperkirakan kenaikan harga hanya sekitar 80 sen per barel.
Konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel turut memengaruhi stabilitas pasokan minyak di kawasan Teluk Persia. Situasi tersebut memicu gangguan distribusi minyak, terutama karena terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu rute utama pengiriman minyak dunia.
Penutupan efektif jalur tersebut membuat pasar energi global bergejolak. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur laut vital yang menghubungkan pasokan minyak dari Teluk Persia menuju berbagai negara konsumen di Asia, Eropa, hingga Amerika.
Dengan kebijakan baru tersebut, harga minyak Arab Light kini dipatok US$2,50 per barel di atas harga acuan regional. Level ini tercatat sebagai yang tertinggi sejak September.
Selain untuk pasar Asia, Aramco juga menaikkan harga minyak jenis yang sama bagi pembeli di kawasan lain. Harga untuk pasar Eropa dan wilayah Mediterania naik US$3,50 per barel, sementara pembeli di Amerika Utara menghadapi kenaikan sebesar US$2,50 per barel.
Gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz juga memaksa Arab Saudi mengubah jalur pengiriman minyak mentah. Sebagian ekspor kini dialihkan ke pelabuhan Yanbu yang berada di pesisir Laut Merah.
Aramco diketahui memiliki jaringan pipa dengan kapasitas hingga 5 juta barel per hari yang menghubungkan ladang minyak di wilayah timur Arab Saudi dengan pelabuhan Yanbu.
Di sisi lain, sejumlah kilang minyak di kawasan Timur Tengah mulai mengurangi produksi karena tangki penyimpanan cepat penuh dan jalur ekspor yang terbatas akibat konflik.
Gangguan pasokan tersebut turut mendorong lonjakan harga minyak mentah berat dengan kandungan sulfur tinggi di pasar global. Di Amerika Serikat, minyak Mars Blend diperdagangkan pada premi tertinggi sejak 2020. Sementara itu, minyak Johan Sverdrup dari Laut Utara juga mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.
Guru Besar UII Suparman Marzuki menawarkan transformasi berbasis memori untuk penyelesaian pelanggaran HAM berat di Indonesia.
Cuaca DIY hari ini diperkirakan hujan ringan di Sleman dan Bantul. Simak prakiraan cuaca Jogja lengkap beserta suhu dan kelembapan udara.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kapanewon Godean mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.