Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Bendera Amerika Serikat. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat kembali mengeluarkan peringatan keras terkait situasi di Iran. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, meminta seluruh warga Amerika untuk tidak melakukan perjalanan ke Iran dan mendesak mereka yang masih berada di negara tersebut agar segera meninggalkan wilayah itu.
“Tidak ada warga Amerika yang boleh bepergian ke Iran dengan alasan apa pun. Kami kembali menyerukan agar warga Amerika yang saat ini berada di Iran untuk segera pergi,” tegas Rubio dalam pernyataannya.
Rubio juga menyatakan bahwa dirinya menetapkan Iran sebagai Negara Pendukung Penahanan yang Tidak Sah. Penetapan tersebut menyusul perintah eksekutif yang dikeluarkan Presiden AS, Donald Trump.
Ia menjelaskan bahwa Presiden Trump telah mengeluarkan Perintah Eksekutif untuk Melindungi Warga Negara AS dari Penahanan yang Tidak Sah di Luar Negeri pada musim gugur lalu. Selain itu, Kongres juga mengesahkan Undang-Undang Pemberantasan Penahanan yang Tidak Sah tahun 2025 yang memberi kewenangan kepada Departemen Luar Negeri untuk menetapkan Iran dalam kategori tersebut.
“Jika Iran tidak berhenti, kami terpaksa akan mempertimbangkan langkah-langkah tambahan, termasuk rencana pembatasan perjalanan geografis pada penggunaan paspor AS ke, melalui, atau dari Iran,” ujar Rubio menambahkan.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Washington membuka seluruh opsi dalam pendekatannya terhadap Iran. Dalam kunjungannya ke Colorado pada Senin (23/2), Hegseth menegaskan bahwa Presiden Trump lebih mengutamakan solusi diplomatik, namun militer AS telah menyiapkan berbagai rencana darurat apabila Iran menolak mencapai kesepakatan.
“Iran harus membuat kesepakatan. Iran memiliki kesempatan untuk membuat kesepakatan. Itulah hasil yang lebih diinginkan presiden,” ucapnya kepada wartawan.
Saat ditanya apakah opsi serangan militer masih dipertimbangkan, Hegseth menegaskan bahwa “semuanya masih menjadi opsi.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Cuaca Jogja Sabtu ini berawan dengan potensi hujan lokal. BMKG ingatkan hujan bisa turun tiba-tiba siang–sore hari.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.