Menkeu Pastikan Tarif Pajak Tak Naik, Pilih Tingkatkan Pengawasan
Menkeu Purbaya memastikan tarif pajak tidak naik dalam jangka menengah. Pemerintah memilih memperluas basis pajak dan memperkuat pengawasan penerimaan negara.
Gedung KPK- ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang meminta keterangan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) terkait dugaan gratifikasi jet pribadi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Langkah ini menyusul proses analisis laporan Menag yang tengah diperiksa kelengkapannya oleh tim KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan permintaan informasi kepada pihak tertentu dimungkinkan apabila dibutuhkan dalam proses analisis laporan dugaan gratifikasi tersebut.
“Dalam analisis, dimungkinkan untuk meminta informasi tambahan ataupun keterangan pihak-pihak tertentu,” ujar Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini KPK masih fokus melakukan verifikasi administrasi terhadap laporan yang disampaikan Menag mengenai dugaan gratifikasi berupa fasilitas perjalanan menggunakan jet pribadi.
“Dari laporan itu, tim akan cek kelengkapan pelaporannya, dan kemudian dilakukan analisis untuk diputuskan status pemberian fasilitas tersebut,” katanya.
Kasus dugaan gratifikasi jet pribadi Menag sebelumnya mencuat setelah perbincangan di media sosial X pada Minggu (16/2/2026) menyoroti perjalanan Menteri Agama menggunakan pesawat pribadi. Pada hari yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al Asyhar memberikan penjelasan resmi terkait penggunaan fasilitas tersebut.
Thobib menyebut Menag menggunakan jet pribadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/2/2026). Ia menegaskan pesawat tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang yang dipinjamkan dengan pertimbangan efisiensi waktu di tengah padatnya agenda kementerian.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO (juga, red.) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ujar Thobib dalam keterangan resmi pada laman Kemenag, Senin.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Selasa (18/2/2026) berharap Menteri Agama dapat melaporkan dugaan gratifikasi tersebut secara sukarela tanpa harus menunggu pemanggilan dari lembaga antirasuah. Selanjutnya pada Senin (23/2/2026), Menag Nasaruddin Umar mendatangi KPK untuk menyampaikan laporan terkait fasilitas perjalanan jet pribadi tersebut. Proses analisis KPK terhadap dugaan gratifikasi jet pribadi Menag kini masih berjalan dan berpotensi melibatkan keterangan sejumlah pihak terkait guna memastikan status hukum fasilitas yang diterima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkeu Purbaya memastikan tarif pajak tidak naik dalam jangka menengah. Pemerintah memilih memperluas basis pajak dan memperkuat pengawasan penerimaan negara.
Pemerintah meluncurkan program sertifikat tanah gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Simak tiga kelompok penerima dan kriterianya.
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Pengacara Don Ritto membantah uang sitaan di de'Clan dan Koin Money Changer terkait tiga perkara korupsi. Dana disebut berasal dari proyek pelabuhan.
Densus 88 mengungkap terduga pelaku kasus ledakan di MAN 3 Padang merupakan pelajar berusia 17 tahun. Polisi masih mendalami motif dan sasaran.
Kemendikdasmen bersama Kemendagri menyiapkan kebijakan untuk sekolah yang kekurangan murid, termasuk sekolah dengan siswa di bawah 60 orang.