Muktamar NU Bahas Perubahan AD ART dan Sistem Pemilihan PBNU
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
Gedung KPK- ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang meminta keterangan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) terkait dugaan gratifikasi jet pribadi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Langkah ini menyusul proses analisis laporan Menag yang tengah diperiksa kelengkapannya oleh tim KPK.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan permintaan informasi kepada pihak tertentu dimungkinkan apabila dibutuhkan dalam proses analisis laporan dugaan gratifikasi tersebut.
“Dalam analisis, dimungkinkan untuk meminta informasi tambahan ataupun keterangan pihak-pihak tertentu,” ujar Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini KPK masih fokus melakukan verifikasi administrasi terhadap laporan yang disampaikan Menag mengenai dugaan gratifikasi berupa fasilitas perjalanan menggunakan jet pribadi.
“Dari laporan itu, tim akan cek kelengkapan pelaporannya, dan kemudian dilakukan analisis untuk diputuskan status pemberian fasilitas tersebut,” katanya.
Kasus dugaan gratifikasi jet pribadi Menag sebelumnya mencuat setelah perbincangan di media sosial X pada Minggu (16/2/2026) menyoroti perjalanan Menteri Agama menggunakan pesawat pribadi. Pada hari yang sama, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama (Kemenag) Thobib Al Asyhar memberikan penjelasan resmi terkait penggunaan fasilitas tersebut.
Thobib menyebut Menag menggunakan jet pribadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (15/2/2026). Ia menegaskan pesawat tersebut merupakan milik tokoh nasional Oesman Sapta Odang yang dipinjamkan dengan pertimbangan efisiensi waktu di tengah padatnya agenda kementerian.
"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO (juga, red.) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," ujar Thobib dalam keterangan resmi pada laman Kemenag, Senin.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Selasa (18/2/2026) berharap Menteri Agama dapat melaporkan dugaan gratifikasi tersebut secara sukarela tanpa harus menunggu pemanggilan dari lembaga antirasuah. Selanjutnya pada Senin (23/2/2026), Menag Nasaruddin Umar mendatangi KPK untuk menyampaikan laporan terkait fasilitas perjalanan jet pribadi tersebut. Proses analisis KPK terhadap dugaan gratifikasi jet pribadi Menag kini masih berjalan dan berpotensi melibatkan keterangan sejumlah pihak terkait guna memastikan status hukum fasilitas yang diterima.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
Lima daerah meraih Penghargaan IKD 2026 dari PII dan Kemendagri. Maluku Utara mendapat Platinum, disusul Riau, Sragen, DKI Jakarta, dan Balikpapan.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyiapkan pameran khusus karya Nasirun di Galeri Nasional Indonesia sebagai penghormatan bagi sang maestro.
Muktamar ke-35 NU meminta pemerintah tidak memakai anggaran pendidikan untuk MBG mulai 2027 sesuai putusan MK.
El Nino membuat lahan semakin kering dan rentan terbakar. Pakar UMY menyebut aktivitas manusia tetap menjadi pemicu utama karhutla.
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.