AI Google Keliru, Kamera Flock Disebut Simpan Emas Rp12,5 Juta
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
Ilustrasi pelecehan seksual - Freepik
Harianjogja.com, ATAMBUA—Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Belu, Polda Nusa Tenggara Timur, menetapkan penyanyi jebolan Indonesian Idol, Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota atau yang dikenal sebagai Piche Kota, sebagai tersangka kasus asusila anak di Atambua, Kabupaten Belu.
Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menilai unsur tindak pidana telah terpenuhi dan didukung minimal dua alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum acara pidana.
“Penetapan tersangka dilakukan karena telah terpenuhinya unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, serta terpenuhinya syarat minimal alat bukti yang sah berdasarkan ketentuan hukum acara pidana,” ujarnya saat dihubungi dari Kupang, Sabtu sore.
Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 473 ayat (4) KUHP sebagaimana telah disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Selain itu, juga diterapkan Pasal 415 huruf b KUHP dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun.
Selain Piche Kota, penyidik turut menetapkan dua rekan berinisial RK dan RM yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Kasus ini bermula dari Laporan Polisi tertanggal 13 Januari 2026. Sejak laporan diterima, penyidik melakukan serangkaian tahapan penyidikan sesuai ketentuan hukum, termasuk pemeriksaan saksi dan ahli, pengumpulan alat bukti berupa surat, barang bukti, serta bukti elektronik.
Penyidik juga melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta menggelar perkara sebagai dasar penetapan status tersangka. Proses gelar perkara tersebut, menurut Kapolres, menjadi bagian dari mekanisme pengawasan internal guna memastikan penerapan prinsip kehati-hatian, objektivitas, dan akuntabilitas.
Lebih lanjut, penyidik akan memanggil tersangka RK dan Piche Kota untuk kepentingan penyidikan lanjutan. Sementara terhadap tersangka RM, polisi akan melakukan penangkapan karena dinilai tidak kooperatif dan tidak memenuhi panggilan tanpa alasan sah.
Setelah seluruh tahapan penyidikan rampung, berkas perkara akan segera dikirimkan ke Jaksa Penuntut Umum untuk proses penelitian dan penuntutan.
Polri menegaskan penanganan perkara ini dilaksanakan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh proses dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap mengedepankan perlindungan hak korban serta menjunjung asas praduga tak bersalah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
AI Overviews Google keliru menyebut kamera Flock Safety mengandung emas hingga Rp12,5 juta. Studi juga menemukan banyak jawaban AI tak akurat.
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.