Kemenhub Tegur Keras Asuransi Internasional soal Salvage KM Virgo Transport 8
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Badan Geologi ESDM ungkap 11 indikasi sinkhole tipe Situjuah di Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Warga diminta waspada dan segera melapor. /Antara.
Harianjogja.com, LIMAPULUH KOTA—Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengedukasi masyarakat terkait 11 indikasi sinkhole tipe Situjuah atau fenomena tanah ambles yang tiba-tiba membentuk lubang di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Sosialisasi ini dilakukan agar warga lebih waspada terhadap gejala awal pergerakan tanah.
Ahli geologi teknik Badan Geologi Kementerian ESDM, Taufiq Wira Buana, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap ciri-ciri awal sinkhole sangat penting untuk meminimalkan risiko.
"Kami sudah menjelaskan 11 indikasi awal sinkhole tipe Situjuah kepada masyarakat dan ini sangat penting," kata Taufiq di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu.
Ia memaparkan, gejala pertama berupa munculnya cekungan dengan lubang vertikal. Diameter cekungan tersebut dapat berukuran sentimeter hingga beberapa meter dan berfungsi sebagai jalur keluar-masuk air.
Indikasi kedua adalah aliran air atau sungai yang tiba-tiba menghilang. Ketiga, terdapat retakan berbentuk melingkar atau lonjong dengan bagian tengah lebih cekung atau ambles.
Tanda berikutnya berupa rekahan di permukaan tanah yang menjadi jalur masuk air. Pola rekahan ini bisa memanjang dan searah dengan aliran sungai bawah tanah.
"Gejala kelima air di permukaan tiba-tiba menghilang," ujarnya.
Kondisi tersebut juga dapat ditandai dengan saluran irigasi, kolam, atau embung yang mendadak bocor sehingga airnya meresap ke dalam tanah. Indikasi selanjutnya adalah tumbuh-tumbuhan yang berkumpul secara alami pada titik tertentu dan membentuk pola melingkar.
Gejala lain dari sinkhole tipe Situjuah yakni munculnya banyak mata air dalam jarak berdekatan seperti berkelompok, serta air yang tiba-tiba menjadi keruh atau berubah warna.
Selain itu, mata air atau sumur warga dapat mendadak kering meski sedang musim hujan. Area tanah juga bisa terasa lebih lembap atau basah dibandingkan sekitarnya. Indikasi terakhir adalah sumur gali dangkal yang di dalamnya terdapat aliran sungai bawah tanah.
Taufiq menegaskan bahwa tidak seluruh tanda tersebut otomatis membahayakan keselamatan. Namun, jika masyarakat menemukan salah satu atau beberapa gejala, diharapkan segera melapor kepada perangkat desa agar informasi diteruskan ke Badan Geologi untuk ditindaklanjuti.
"Badan Geologi berharap masyarakat juga peduli dengan tanda-tanda sinkhole tipe Situjuah ini," ujarnya, seraya menekankan pentingnya kewaspadaan dini di wilayah yang berpotensi mengalami fenomena tanah ambles tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub menegur keras P&I terkait lambatnya salvage KM Virgo Transport 8. Sebanyak 64 korban masih dalam pencarian.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.