30 Wirausaha Muda Jogja Lolos Tahap 2 Inkubasi 2026
Sebanyak 30 wirausaha muda Jogja mengikuti tahap 2 Inkubasi Wirausaha Kawula Muda 2026 pada 19–21 Agustus 2026.
Longsor Bandung Barat. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Agama memastikan akan merehabilitasi dan merenovasi madrasah serta pesantren yang terdampak longsor dan banjir di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terutama lembaga pendidikan yang sementara waktu dialihfungsikan sebagai pusat layanan kemanusiaan bagi para penyintas bencana.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa langkah rehabilitasi tersebut menjadi prioritas lanjutan setelah fase tanggap darurat, guna memastikan keberlangsungan aktivitas pendidikan di lingkungan madrasah dan pesantren.
“Yang segera menyusul adalah rehabilitasi dan renovasi madrasah serta masjid. Kami pastikan keluarga besar madrasah tidak akan merasa sendirian,” ujar Menag dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Menag juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola madrasah dan pesantren yang telah dengan tulus membuka ruang-ruang pendidikan mereka untuk kepentingan kemanusiaan di tengah situasi darurat.
Menurut Nasaruddin, keterlibatan lembaga pendidikan dalam penanganan bencana tidak hanya membantu proses kemanusiaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa dan santri.
“Ini menjadi pembelajaran kemanusiaan yang luar biasa bagi para siswa dan santri. Kepedulian ini adalah nilai yang sangat berharga,” kata Menag.
Ia memastikan Kementerian Agama akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana. Menag menegaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana pendidikan akan segera dilakukan setelah masa tanggap darurat berakhir, demi mengembalikan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
“Pascabencana akan tetap kami kawal agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal dan nyaman,” ujar Menag.
Selain rehabilitasi bangunan, Menag menyampaikan bahwa perbaikan kelas akan dilakukan secara menyeluruh. Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk memulihkan kondisi fisik gedung, tetapi juga untuk menciptakan suasana baru yang lebih kondusif bagi para santri, khususnya setelah fasilitas pendidikan tersebut digunakan dalam penanganan jenazah korban bencana.
“Begitu masa operasi kemanusiaan ini selesai, kita langsung lakukan renovasi,” kata Menag.
Dalam kunjungannya ke lokasi longsor, Menag juga memberikan penguatan mental dan spiritual kepada keluarga korban. Ia mengajak masyarakat untuk tetap tabah serta meyakini bahwa para korban yang wafat dalam musibah tersebut memperoleh kemuliaan di sisi Tuhan.
“Orang yang meninggal karena tertimpa runtuhan termasuk dalam kategori syuhada. Insya Allah mereka diterima di sisi Allah Swt,” ujar Imam Besar Masjid Istiqlal itu.
Menag berharap peran strategis madrasah dan pesantren sebagai pusat pendidikan sekaligus pusat kemanusiaan dapat terus diperkuat, sehingga keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama pada saat menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 30 wirausaha muda Jogja mengikuti tahap 2 Inkubasi Wirausaha Kawula Muda 2026 pada 19–21 Agustus 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia lima kali perjalanan. Cek jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Jadwal Kereta Bandara YIA Kulonprogo hari ini tersedia untuk layanan Reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 20 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.