Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Bendera Iran.
Harianjogja.com, JAKARTA—Amerika Serikat kembali memperketat tekanan terhadap Iran dengan memberlakukan sanksi baru yang menargetkan tujuh individu dan dua entitas. Sanksi tersebut mencakup seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan diumumkan secara resmi oleh Departemen Keuangan AS pada Jumat.
Dalam keterangan tertulisnya, Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) menyebut sejumlah nama yang dimasukkan ke dalam daftar Specially Designated Nationals (SDN). Salah satunya adalah Hamid Damghani yang diketahui menjabat sebagai Komandan IRGC untuk Provinsi Gilan.
“Beberapa individu berikut ditambahkan ke daftar SDN OFAC: Damghani, Hamid… Komandan IRGC untuk Provinsi Gilan (individu) [IRGC] [IFSR/Federasi Internasional untuk Penelitian Sistem] [IRAN-HR] (Merujuk: Korps Garda Revolusi Islam),” tulis OFAC dalam entri resminya.
Departemen Keuangan AS menyatakan bahwa individu-individu yang dijatuhi sanksi tersebut dinilai bertanggung jawab atas penindakan brutal yang baru-baru ini dilakukan terhadap rakyat Iran. Penilaian itu berkaitan dengan peran mereka dalam mengawasi dan mengendalikan pasukan keamanan.
“Amerika Serikat mendukung rakyat Iran dalam protes mereka terhadap rezim yang korup dan represif di Teheran,” demikian pernyataan resmi Departemen Keuangan AS.
Dalam pernyataan yang sama, pemerintah AS juga mengungkapkan telah menetapkan enam pejabat Iran yang mengawasi pasukan keamanan Iran karena dianggap bertanggung jawab atas tindakan keras terhadap para demonstran. Selain itu, sanksi juga dikenakan kepada seorang investor Iran yang dituduh menggelapkan dana rakyat Iran hingga bernilai miliaran.
Gelombang protes di Iran diketahui mulai merebak pada akhir Desember 2025. Aksi tersebut dipicu oleh meningkatnya tekanan ekonomi, terutama lonjakan inflasi yang terjadi seiring melemahnya nilai mata uang lokal, rial Iran.
Di sejumlah kota, unjuk rasa berkembang menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian. Para peserta aksi dilaporkan meneriakkan slogan-slogan yang secara terbuka mengkritik pemerintah.
Seiring meningkatnya eskalasi, muncul laporan mengenai korban jiwa baik dari kalangan pasukan keamanan maupun demonstran, yang menandai memburuknya situasi keamanan di tengah krisis sosial dan ekonomi yang masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.