29.830 Calon Manajer KDKMP Masih Tunggu Penempatan, Ini Kata Wamenkop
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Logo Polri. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Rotasi besar-besaran kembali dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Januari 2026 dengan memutasi 85 perwira tinggi dan perwira menengah, termasuk pergantian jabatan strategis Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri.
Mutasi tersebut tertuang dalam dua Surat Telegram (ST) yang diterbitkan Mabes Polri, masing-masing ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tertanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 dengan total 32 personel. Kebijakan ini mencakup pengisian jabatan strategis di tingkat Markas Besar Polri hingga satuan kewilayahan.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Sabtu, menjelaskan bahwa mutasi tersebut menyentuh jajaran pejabat utama (PJU) Mabes Polri dengan sejumlah posisi kunci mengalami pergeseran. Beberapa di antaranya adalah Irjen Pol. Achmad Kartiko yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Wakalemdiklat) Polri kini dipercaya sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.
Posisi Wakalemdiklat Polri kemudian diisi Irjen Pol. Andi R. Djajadi yang sebelumnya menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan. Sementara itu, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Barat kini mengemban amanah sebagai Kadiv Humas Polri.
Di jajaran PJU Mabes Polri lainnya, Kombes Pol. Abas Basuni yang sebelumnya menjabat Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri kini dipercaya sebagai Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Adapun jabatan Kayanma Polri selanjutnya diemban Kombes Pol. Yudi Arkara Oktobera yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengamanan dan Pengawalan (Kabagpamwal) Roprovos Divpropam Polri.
Rotasi juga dilakukan pada jabatan kewilayahan dengan pergantian tiga Kapolda. Dalam mutasi tersebut, Irjen Pol. Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat Kadiv Humas Polri kini ditunjuk sebagai Kapolda Sumatera Selatan. Selanjutnya, Brigjen Pol. Alfred Papare yang sebelumnya menjabat Kapolda Papua Tengah kini mengemban tugas sebagai Kapolda Papua Barat. Sementara itu, jabatan Kapolda Papua Tengah kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Jermias Rontini yang sebelumnya menjabat Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua.
Selain pengisian jabatan PJU dan Kapolda, mutasi ini juga mencakup delapan personel jabatan IB (Irjen Pol), 15 personel jabatan IIA (Brigjen Pol), serta 29 personel jabatan IIB (Kombes Pol). Dari jumlah tersebut, terdiri atas 15 personel nivelering IIB1, sembilan personel nivelering IIB2, dan lima personel nivelering IIB3.
Trunoyudo menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier di tubuh Polri.
“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ucapnya, Sabtu (24/1/2026).
Melalui rotasi tersebut, Polri berharap para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus memberikan kontribusi maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai lini kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penempatan manajer KDKMP belum dimulai. Sebanyak 29.830 calon manajer telah mengikuti seleksi dan pelatihan.
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
BU Printing & Packaging telah lebih dari 15 tahun menangani produksi buku untuk penulis, penerbit, kampus, sekolah, perusahaan hingga instansi
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.