Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Tingginya ekspektasi jamaah terhadap layanan ibadah haji membuat peran petugas menjadi penentu keberhasilan penyelenggaraan. Ketidaksiapan, kelalaian, atau sikap abai di lapangan berpotensi mencoreng nama baik negara di mata dunia.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan para calon petugas haji yang tengah menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, agar tidak main-main dalam menjalankan tugas melayani jamaah.
Dalam apel pagi yang berlangsung khidmat itu, ia menegaskan bahwa reputasi Indonesia dipertaruhkan di tangan para petugas.
“Keberhasilan Anda melayani jamaah adalah 60 persen dari keberhasilan kami. Namun ingat, kegagalan bapak ibu sekalian, 100 persen menjadi sebab kegagalan kami,” ujar Menhaj di hadapan sekitar 1.600 peserta dari unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, hingga jurnalis, Rabu (14/1/2026).
Tahun 2026 menjadi fase krusial karena untuk pertama kalinya Kementerian Haji dan Umrah memegang kendali penuh penyelenggaraan haji Indonesia secara mandiri. Karena itu, Menhaj menekankan bahwa para peserta diklat merupakan sosok terpilih yang berhasil menyisihkan lebih dari 100.000 pendaftar melalui proses seleksi ketat akhir 2025.
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa disiplin waktu adalah harga mati. Ia tidak ingin lagi menerima laporan adanya petugas yang bersikap acuh terhadap kondisi jamaah saat bertugas di Arab Saudi.
“Negara harus hadir dalam setiap situasi jamaah. Anda adalah wakil negara,” katanya.
Peringatan tersebut selaras dengan evaluasi penyelenggaraan haji pada tahun-tahun sebelumnya, ketika kedisiplinan petugas di sektor krusial seperti Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) kerap menjadi sorotan.
Pada proses seleksi petugas haji Desember 2025, sistem Computer Assisted Test (CAT) serta wawancara psikologi diperketat untuk menyaring petugas yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki mentalitas pelayanan yang kuat.
Tahun ini, rasio jumlah petugas dibanding jamaah juga sedikit ditingkatkan agar respons di lapangan lebih cepat dan pelayanan kepada jamaah semakin optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.