Aldila Sutjiadi ke Perempat Final DC Open 2026, Kalahkan Unggulan!
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Nicolas Maduro/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Nicolas Maduro meniti jalan politik dari sopir bus hingga menjadi Presiden Venezuela. Kini, ia diklaim ditangkap militer AS dalam operasi kontroversial.
Nicolas Maduro Moros lahir pada 23 November 1962. Ia memulai kariernya sebagai sopir bus yang aktif di serikat pekerja sebelum terjun ke dunia politik. Karier politiknya melesat saat terpilih menjadi anggota Majelis Nasional pada 2000, hingga menjadi orang kepercayaan Presiden Hugo Chávez.
Maduro pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri hingga Wakil Presiden. Setelah Chávez wafat pada 2013, Maduro memenangi pemilihan presiden khusus dan dilantik sebagai pemimpin Venezuela. Namun, sejak saat itu, kemenangannya selalu dipertentangkan oleh pihak oposisi dan dunia internasional.
Di bawah pemerintahan Maduro, Venezuela dilanda krisis ekonomi parah yang ditandai dengan hiperinflasi, kelangkaan barang pokok, dan kemerosotan produksi minyak sebagai sektor andalan negara.
Pemerintah AS secara konsisten menuding Maduro terlibat dalam penyelundupan narkoba, terorisme, serta salah urus negara. Pada 2020, Maduro didakwa di pengadilan AS atas tuduhan narkoterorisme. Bahkan, pada Agustus 2025, AS menaikkan imbalan atas penangkapannya menjadi US$50 juta.
Alasan Serangan Militer Amerika Serikat
Melansir New York Times, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan militer ini dilatarbelakangi oleh penetapan rezim Maduro sebagai organisasi teroris asing pada November 2025.
Washington menuduh pemerintahan Maduro melakukan pencurian aset, perdagangan narkoba, perdagangan manusia, serta mengancam keamanan regional. Selain operasi militer, Trump juga memerintahkan blokade total terhadap kapal tanker minyak Venezuela untuk memutus sumber pendapatan utama rezim tersebut.
Kondisi Terkini di Venezuela
Serangan AS dilaporkan terfokus pada fasilitas militer utama, seperti Fuerte Tiuna, serta wilayah Miranda, Aragua, dan La Guaira. Menanggapi situasi ini, pihak Venezuela telah melaporkan insiden tersebut ke Dewan Keamanan PBB dan meminta pertemuan darurat.
Pemerintah Venezuela menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan melemahkan mental rakyatnya. Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari internal pemerintah Venezuela mengenai kebenaran klaim penangkapan Nicolas Maduro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.