Masih Sulit Menabung Bisa Jadi Tanda Posisi Ekonomi Anda
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Bendera Iran.
Harianjogja.com, JOGJA—Demonstrasi krisis ekonomi di Iran berkembang menjadi gerakan anti-pemerintah. Bentrokan berdarah menyebabkan tujuh orang meninggal.
Berdasarkan laporan Iran International, tiga korban jiwa jatuh di Kota Azna, sementara empat lainnya tewas dalam kerusuhan yang tersebar di beberapa wilayah lain.
Aksi protes yang meluas sejak Minggu (28/12/2025) ini dipicu oleh kemerosotan kondisi ekonomi akibat sanksi internasional yang berkepanjangan. Kondisi diperparah dengan jatuhnya nilai tukar rial Iran ke titik terendah sepanjang sejarah, yakni menyentuh 1,42 juta rial per dolar AS. Pelemahan mata uang ini memukul telak daya beli masyarakat, terutama kalangan pedagang yang merasa pemerintah abai terhadap krisis yang terjadi.
Tuntutan demonstran dengan cepat berkembang melampaui isu harga pangan dan inflasi. Aksi yang awalnya murni gerakan ekonomi kini bertransformasi menjadi gerakan anti-pemerintah dan pro-monarki. Menariknya, untuk pertama kalinya dalam lima dekade, slogan-slogan pro-monarki terdengar dominan di berbagai kota besar di Iran.
Eskalasi aksi terekam dalam sejumlah video yang beredar luas di media sosial. Terjadi pembakaran sebuah seminari Syiah di wilayah barat Iran serta perusakan patung Qassem Soleimani, mantan komandan pasukan Quds IRGC, di Kota Lali. Selain itu, kantor pemimpin salat Jumat di Kota Junqan juga dilaporkan menjadi sasaran pembakaran oleh massa yang marah.
Pasukan keamanan dikabarkan terlibat bentrokan hebat dengan massa dan dilaporkan sempat melepas tembakan ke arah pengunjuk rasa. Hingga malam pergantian tahun baru, demonstrasi masih terus berlangsung dengan teriakan slogan yang secara langsung menyasar Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Menanggapi gejolak yang kian liar, Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan langkah cepat dengan merombak jajaran pejabat ekonomi. Pada Senin (29/12/2025), posisi Gubernur Bank Sentral resmi digantikan oleh mantan Menteri Ekonomi, Abdolnasser Hemmati.
Selanjutnya, pada Kamis (31/12/2025), Presiden Pezeshkian menunjuk mantan Gubernur Bank Sentral, Mohammad-Reza Farzin, sebagai asisten ekonomi khusus. Langkah-langkah darurat ini diambil pemerintah Iran sebagai upaya meredam kemarahan publik dan menstabilkan kembali situasi nasional yang kian mencekam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penurunan kemiskinan ekstrem di Indonesia menyoroti lima indikator yang sering digunakan untuk mengenali kondisi kelas menengah bawah dan kelas bawah.
Kubu Don Ritto berencana mengajukan praperadilan atas penyitaan emas 74 kilogram dan valas dalam perkara yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
RANS menerima pengunduran diri Direktur Grandy Prajayakti. Perseroan memastikan operasional tetap berjalan normal dan akan menggelar RUPS.
Kemnaker menargetkan 300 ribu peserta Pelatihan Vokasi Nasional pada 2026 untuk mencetak SDM siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Sebanyak 45 Koperasi Desa Merah Putih di Blora mulai beroperasi setelah mengantongi izin usaha lengkap dan berbadan hukum.
Rusia memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi menjaga pasokan domestik dan menstabilkan harga bahan bakar.