AI Mengubah Kampus di Tiongkok, 12.200 Jurusan Ditutup
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Maskapai IndiGo membatalkan 67 penerbangan pada Kamis (25/12/2025) akibat cuaca buruk musim dingin dan kendala operasional di sejumlah bandara utama India.
Times of India mengungkapkan, berdasarkan laporan resmi, sebanyak 63 pembatalan disebabkan oleh perkiraan cuaca buruk, sementara empat lainnya dipicu oleh kendala operasional perusahaan.
Sejumlah bandara utama terdampak oleh kebijakan ini, termasuk Agartala, Chandigarh, Dehradun, Varanasi, dan Bengaluru. Situasi ini memperberat posisi IndiGo yang saat ini masih berada di bawah pengawasan ketat Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyusul gangguan penerbangan massal awal bulan ini.
DGCA telah menetapkan periode musim kabut musim dingin mulai 10 Desember hingga 10 Februari. Selama periode ini, otoritas penerbangan memberlakukan aturan tambahan yang sangat ketat bagi seluruh maskapai:
- Pilot Terspesialisasi: Maskapai wajib mengerahkan pilot yang telah menjalani pelatihan khusus untuk kondisi jarak pandang rendah.
- Teknologi Pesawat: Pesawat harus dilengkapi dengan teknologi CAT-IIIB. Sistem ini memungkinkan pesawat mendarat dengan aman meski jarak pandang (visibility) turun drastis hingga di bawah 50 meter.
Hambatan jarak pandang dilaporkan menjadi kendala utama di Bengaluru. Melalui akun resmi di platform X, IndiGo mengonfirmasi adanya keterlambatan jadwal akibat kabut tebal di wilayah tersebut.
Meskipun menghadapi pembatalan baru, CEO IndiGo Pieter Elbers mengeklaim bahwa maskapai kini mulai kembali ke jalur yang benar. Namun, data menunjukkan IndiGo saat ini mengoperasikan jumlah penerbangan yang jauh lebih sedikit dari rencana semula.
Awalnya, IndiGo mendapat izin untuk mengoperasikan 2.144 penerbangan domestik harian. Namun, setelah insiden pembatalan 1.600 penerbangan dalam satu hari akibat kendala aturan istirahat pilot yang baru, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memangkas jadwal harian sebesar 10%. Saat ini, jatah penerbangan domestik IndiGo dibatasi hanya 1.930 penerbangan per hari.
Panel investigasi beranggotakan empat orang dari DGCA saat ini sedang mendalami masalah operasional kronis yang menimpa IndiGo. Tim tersebut telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap CEO Pieter Elbers dan COO Isidre Porqueras.
Laporan hasil investigasi tersebut dijadwalkan akan dirilis pada minggu ini. Investigasi ini fokus pada kegagalan perencanaan dan kekurangan staf saat maskapai mulai menerapkan peraturan waktu istirahat pilot baru yang berlaku sejak 1 November lalu. Kegagalan adaptasi terhadap aturan tersebut sebelumnya telah mengakibatkan ribuan penerbangan IndiGo lumpuh pada periode 1-9 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Dishub Sleman menata parkir Lapangan Beran Tridadi dengan tarif Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 bagi mobil saat non-event.
Daftar pemenang MTV VMAs 2026 lengkap. Madonna meraih tujuh piala, sedangkan Taylor Swift mencetak rekor baru dalam sejarah VMA.
Kemenimipas mengungkap hasil investigasi temuan Ombudsman di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural dinonaktifkan terkait peristiwa tersebut.
Siaga darurat kekeringan Bantul diperpanjang hingga akhir 2026. Sebanyak 752 tangki air telah disalurkan ke 12.186 jiwa.
Progres Bendungan Jragung mencapai 97% dan ditargetkan selesai Desember 2026 untuk menopang irigasi 4.500 hektare sawah.