Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Foto ilustrasi maskapai penerbangan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Maskapai IndiGo membatalkan 67 penerbangan pada Kamis (25/12/2025) akibat cuaca buruk musim dingin dan kendala operasional di sejumlah bandara utama India.
Times of India mengungkapkan, berdasarkan laporan resmi, sebanyak 63 pembatalan disebabkan oleh perkiraan cuaca buruk, sementara empat lainnya dipicu oleh kendala operasional perusahaan.
Sejumlah bandara utama terdampak oleh kebijakan ini, termasuk Agartala, Chandigarh, Dehradun, Varanasi, dan Bengaluru. Situasi ini memperberat posisi IndiGo yang saat ini masih berada di bawah pengawasan ketat Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) menyusul gangguan penerbangan massal awal bulan ini.
DGCA telah menetapkan periode musim kabut musim dingin mulai 10 Desember hingga 10 Februari. Selama periode ini, otoritas penerbangan memberlakukan aturan tambahan yang sangat ketat bagi seluruh maskapai:
- Pilot Terspesialisasi: Maskapai wajib mengerahkan pilot yang telah menjalani pelatihan khusus untuk kondisi jarak pandang rendah.
- Teknologi Pesawat: Pesawat harus dilengkapi dengan teknologi CAT-IIIB. Sistem ini memungkinkan pesawat mendarat dengan aman meski jarak pandang (visibility) turun drastis hingga di bawah 50 meter.
Hambatan jarak pandang dilaporkan menjadi kendala utama di Bengaluru. Melalui akun resmi di platform X, IndiGo mengonfirmasi adanya keterlambatan jadwal akibat kabut tebal di wilayah tersebut.
Meskipun menghadapi pembatalan baru, CEO IndiGo Pieter Elbers mengeklaim bahwa maskapai kini mulai kembali ke jalur yang benar. Namun, data menunjukkan IndiGo saat ini mengoperasikan jumlah penerbangan yang jauh lebih sedikit dari rencana semula.
Awalnya, IndiGo mendapat izin untuk mengoperasikan 2.144 penerbangan domestik harian. Namun, setelah insiden pembatalan 1.600 penerbangan dalam satu hari akibat kendala aturan istirahat pilot yang baru, pemerintah mengambil langkah tegas dengan memangkas jadwal harian sebesar 10%. Saat ini, jatah penerbangan domestik IndiGo dibatasi hanya 1.930 penerbangan per hari.
Panel investigasi beranggotakan empat orang dari DGCA saat ini sedang mendalami masalah operasional kronis yang menimpa IndiGo. Tim tersebut telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap CEO Pieter Elbers dan COO Isidre Porqueras.
Laporan hasil investigasi tersebut dijadwalkan akan dirilis pada minggu ini. Investigasi ini fokus pada kegagalan perencanaan dan kekurangan staf saat maskapai mulai menerapkan peraturan waktu istirahat pilot baru yang berlaku sejak 1 November lalu. Kegagalan adaptasi terhadap aturan tersebut sebelumnya telah mengakibatkan ribuan penerbangan IndiGo lumpuh pada periode 1-9 Desember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.