Beasiswa BCA Dibuka! Kuliah Gratis, Uang Saku dan Lulus Langsung Kerja
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Pemakaman - Ilustraso/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Australia, Rabu (17/12/2025) diliputi duka saat pemakaman korban penembakan massal di Bondi dimulai, menyusul tewasnya 15 orang.
Tragedi ini terjadi saat perayaan Hanukkah Yahudi berubah menjadi peristiwa yang mengguncang bangsa dan meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi antisemitisme serta ekstremisme kekerasan.
Polisi memfokuskan penyelidikan pada terduga pelaku penembakan, ayah dan anak Sajid Akram (50 tahun) serta putranya yang berusia 24 tahun (disebut media lokal sebagai Naveed). Investigasi menyelidiki kemungkinan keterkaitan mereka dengan ISIS. Sajid tewas dalam baku tembak dengan petugas di Taman Pantai Bondi tempat serangan terjadi pada Minggu (14/12/2025).
Para penyelidik berharap dapat menginterogasi Naveed paling cepat pada hari Rabu, setelah efek obatnya hilang dan penasihat hukum hadir, kata Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon. Naveed masih dirawat di rumah sakit Sydney setelah sadar dari koma.
Pemakaman untuk Rabbi Eli Schlanger, asisten rabbi di Sinagoge Chabad Bondi dan ayah dari lima anak, digelar pukul 11.00 pagi. Ia dikenal karena perannya bagi komunitas Yahudi Sydney melalui Chabad, sebuah organisasi global yang memupuk identitas dan koneksi Yahudi.
"Schlanger rutin mengunjungi penjara dan bertemu dengan orang-orang Yahudi yang tinggal di komunitas perumahan umum Sydney," kata pemimpin Yahudi, Alex Ryvchin, pada Selasa (16/12/2025).
Perdana Menteri Anthony Albanese tidak mengungkapkan apakah akan menghadiri salah satu pemakaman. "Saya akan menghadiri apa pun yang saya diundang; pemakaman yang berlangsung ini adalah untuk mengantar kepergian orang-orang terkasih," kata Albanese kepada Radio ABC.
Albanese menghadapi kritik bahwa pemerintahannya dinilai tidak berbuat cukup untuk mencegah penyebaran antisemitisme di Australia selama perang Israel-Gaza yang telah berlangsung dua tahun. Pemerintah juga dituding gagal mencegah penembakan massal ini.
Anggota parlemen oposisi yang berlatarbelakang Yahudi, Julian Leeser, menyatakan ada "kemarahan yang sangat besar di kalangan komunitas" atas serangan tersebut.
Korban lainnya mencakup seorang penyintas Holocaust, sepasang suami istri yang pertama kali mendekati para penembak sebelum mereka mulai menembak, serta seorang gadis berusia 10 tahun bernama Matilda, berdasarkan wawancara, keterangan pejabat, dan laporan media.
Ayah Matilda dalam acara peringatan di Bondi pada Selasa (16/12/2025) malam menyatakan tidak ingin warisan putrinya dilupakan. "Kami datang ke sini dari Ukraina dan saya pikir Matilda adalah nama yang paling Australia yang pernah ada. Jadi ingatlah nama itu, ingatlah dia," demikian pernyataannya dilaporkan media lokal.
Otoritas kesehatan menyatakan pada Rabu bahwa 22 pasien masih menerima perawatan di beberapa rumah sakit Sydney akibat luka-luka mereka.
Pelaku yang dituduh melakukan serangan di Pantai Bondi telah melakukan perjalanan ke Filipina selatan—wilayah yang telah lama dilanda militansi Islam—sebelum melancarkan aksi yang menurut polisi Australia tampaknya terinspirasi oleh ISIS.
Ahmed al-Ahmed (43 tahun), pria yang menangkap salah satu penembak dan melucuti senjatanya, masih dirawat di rumah sakit Sydney dengan luka tembak. Ia telah dikunjungi oleh para pemimpin politik federal dan negara bagian Australia. Ahmed meninggalkan kota kelahirannya di provinsi Idlib, Suriah barat laut, hampir 20 tahun lalu untuk mencari pekerjaaan di Australia.
Pamannya, Mohammed al-Ahmed di Suriah, mengenalinya dari rekaman yang beredar online. "Kami mengetahuinya melalui media sosial. Saya menelepon ayahnya dan dia memberi tahu saya bahwa itu adalah Ahmed. Ahmed adalah pahlawan, kami bangga padanya. Suriah secara umum bangga padanya," pungkas Mohammed al-Ahmed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BCA buka Beasiswa PPBP & PPTI 2027. Kuliah gratis 2,5 tahun, uang saku, asrama, laptop, dan peluang kerja. Pendaftaran hingga 20 Oktober 2026. Cek syaratnya!
Timnas Putri Indonesia wajib mengalahkan Kamboja untuk menjadi juara Grup B AFF Women's Cup 2026 dan membuka peluang menghadapi lawan lebih ringan di semifinal.
Meski terdampak efisiensi anggaran, DisperinkopUKM Kulonprogo tetap mendampingi IKM gula kelapa mengurus sertifikasi halal melalui program jemput.
Sabar/Reza lolos ke 16 besar Japan Open 2026 setelah drama 3 gim. Kemenangan dramatis ini modal berharga hadapi babak selanjutnya
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.