Jelang DCF XVI, Harga Homestay Dieng Diminta Wajar
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban banjir di Posko Pengungsian Masjid Besar Al Abrar Takengon, Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025). ANTARA/Youtube/Sekretariat Presiden
Harianjogja.com, ACEH—Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang di Sumatera dan Aceh. Meski demikian, proses pembangunan masih membutuhkan waktu.
Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau korban banjir di Posko Pengungsian Masjid Besar Al Abrar, Takengon, Aceh Tengah, Jumat (12/12/2025).
“Nanti ada hunian sementara, hunian tetap yang sudah kita rencanakan. Sudah kita alokasikan anggarannya, tapi butuh waktu,” ujar Prabowo melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Kepada warga terdampak, Prabowo meminta kesabaran dan ketabahan. Ia menegaskan pemerintah terus bekerja keras dalam percepatan penanganan bencana.
“Kami mohon kesabaran, saya tidak bisa mengerjakan begitu cepat. Kita sudah bekerja sebaik-baiknya. Saya minta ketabahan dan kesabaran semuanya. Pasti kita akan bantu, tenang saja,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengungkapkan bahwa pembangunan 2.000 unit rumah bagi penyintas bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara akan didukung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
“Saya sampaikan nanti CSR-CSR sudah ada yang berkomitmen untuk membantu membangun 2.000 rumah untuk korban saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Maruarar dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/12).
Menurut dia, kolaborasi tersebut merupakan wujud gotong royong berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan.
“Ini bentuk gotong royong. Saya sudah mendapatkan komitmen 2.000 rumah yang siap dibantu untuk saudara-saudara kita yang terdampak musibah di Sumatera,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jelang DCF 2026, pengelola homestay Dieng diminta tak menaikkan harga berlebihan demi menjaga citra wisata.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.