Basarnas Temukan Dua Korban KM Virgo, Total 12 Meninggal
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Pertemuan para kiai sepuh di PP Al Falah, Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (30/11/2025). Forum Kiai Sepuh NU mendesak agar terjadi islah di jajaran PBNU. ANTARA/HO-Forum Kiai Sepuh NU/aa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama mendorong terjadinya islah sebagai jalan penyelesaian atas konflik yang tengah melanda jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Para kiai sepuh juga meminta seluruh pihak yang berselisih agar menahan diri demi menjaga marwah organisasi.
Juru Bicara Forum Sesepuh NU K.H. Oing Abdul Muid Sohib mengatakan para kiai telah melakukan pertemuan khusus untuk membahas dinamika yang terjadi di PBNU.
“Forum Sesepuh Nahdlatul Ulama menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di PBNU saat ini dan semuanya berharap bisa segera terjadi islah,” ujar K.H. Oing Abdul Muid Sohib di Kediri, Minggu (30/11/2025).
Pertemuan itu diprakarsai dua tokoh sepuh, yakni K.H. Anwar Manshur (Pesantren Lirboyo Kediri) dan K.H. Nurul Huda Djazuli (Pesantren Al Falah Ploso, Kediri).
Gus Muid, sapaan akrabnya, menambahkan forum menyerukan agar pihak-pihak yang tengah berkonflik menahan diri dan menghentikan pernyataan di media, terutama yang dapat membuka aib dan berpotensi merusak marwah jamiyah.
“Forum Sesepuh NU menyerukan kepada pihak di PBNU yang sedang berkonflik agar bisa menahan diri,” katanya.
Forum juga mengimbau PWNU, PCNU, PCINU, serta seluruh struktur NU di berbagai tingkatan tetap fokus menjalankan tugas, kegiatan, dan program masing-masing, serta tidak ikut terseret dalam konflik.
Selain menjaga harmonisasi organisasi, warga NU juga diminta memperkuat ukhuwah nahdliyah serta menjunjung etika dalam bermedia sosial.
“Forum juga mengimbau warga NU agar memperbanyak takarub kepada Allah SWT seraya memohon agar persoalan yang terjadi di PBNU segera memperoleh jalan keluar,” imbuhnya.
Menurut Gus Muid, pertemuan para kiai sepuh tersebut akan ditindaklanjuti agar islah dapat segera terwujud.
“Yang paling penting, kiai sepuh mendorong utamanya islah. Pertemuan ini menjadi awal yang akan kami tindak lanjuti dalam waktu dekat,” jelasnya.
Forum ini dihadiri para kiai dari berbagai pesantren dan wilayah, baik secara langsung maupun daring. Hadir di antaranya K.H. Anwar Manshur, K.H. Nurul Huda Djazuli, K.H. Ma’ruf Amin (via Zoom), K.H. Said Aqil Siroj (via Zoom), K.H. Abdullah Kafabihi Mahrus, K.H. Abdul Hannan Ma’shum, K.H. Kholil As’ad, K.H. Ubaidillah Shodaqoh, K.H. dr. Umar Wahid (via Zoom), dan K.H. Abdulloh Ubab Maimoen (via Zoom).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Basarnas menemukan dua korban meninggal KM Virgo Transport 8 di dalam kapal. Hingga Senin siang, 123 orang masih dalam pencarian.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.