Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Pemerintah Pusat melalui melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Holding UMKM Sektor Fashion dan Handicraft di Pedan, Klaten, Rabu (19/11/2025). Holding ini akan menjadi penyambung sekaligus penguat ekosistem industri dari banyak UMKM di kawasan tersebut untuk berkembang. /Istimewa.
Harianjogja.com, KLATEN—Pemerintah Pusat melalui melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Holding UMKM Sektor Fashion dan Handicraft di Pedan, Klaten, Rabu (19/11/2025). Holding ini akan menjadi penyambung sekaligus penguat ekosistem industri dari banyak UMKM di kawasan tersebut untuk berkembang.
Adapun dua UKM yang ditunjuk Kementerian UMKM tersebut adalah Lurik Prasojo sebagai holding dari sektor fesyen yang berada di Bendo, Kecamatan Pedan Klaten dan Agil Craft Indonesia yang berada di Bantul, DIY sebagai holding dari sektor handicraft.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman menyatakan penunjukan kedua UKM tersebut karena dinilai memiliki sumber daya yang mumpuni untuk menjadi contoh bagi banyak UMKM. Lurik Prasojo misalnya telah memiliki banyak pengalaman skala nasional dan internasional melalui produk fesyen wastra nusantara. Adapun Agil Craft Indonesia bahkan 95% produknya diekspor dan hanya 5% saja yang dijual di dalam negeri.
"Melalui peluncuran holding ini, harapannya UMKM yang ada di bawahnya bisa naik kelas. Jadi dua yang kami tunjuk ini nanti menjadi operator, memberikan pendampingan pelatihan dan lain-lain sehingga UMKM yang kelas di bawahnya bisa berkembang, punya pasar tidak hanya di nasional tetapi juga harapannya ke ekspor," kata Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman, Rabu.
Ia menambahkan usaha skala menengah yang ditunjuk sebagai holding akan terhubung dengan UMKM pada klaster yang sama sehingga bisa saling sinergi. Berbagai kendala yang dihadapi UMKM secara perlahan akan dibantu memecahkan bersama usaha menengah. Di sisi lain usaha menengah harapannya juga terkoneksi dengan industri besar.
"Misalnya seperti kendala produksi yang terbatas, akses pembiayaan, termasuk standardisasi produknya, biasanya skala mikro kecil sering terkendala. Nah di sini usaha menengah yang membantu. Ketika usaha kecil pasarnya terbatas, bisa diarahkan juga ke pasar yang menengah," katanya.
Direktur Lurik Prasojo Maharani Setiawan menyatakan siap menjadi holding UMKM di klaster fesyen dengan berbagai sumber daya yang dimiliki. Ia mencontohkan jika ada perajin fesyen skala kecil yang kesulitan dalam pemasaran, pihaknya siap membantu memasarkan.
"Saat ini ada 40 UMKM yang kami dampingi. Tetapi dari 40 UMKM ini masih membawahi banyak UMKM kecil yang ada di bawahnya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.