Kementan Targetkan Tambahan 600.000 Sapi Perah hingga 2029
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Jusuf dibawa ke halaman rumah sakit saat terjadi gempa dengan kekuatan 4,4 Magnitudo di Tarakan, Sabtu (8/11/2025). ANTARA/-istimewa
Harianjogja.com, TARAKAN–Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang Tarakan, Sabtu (8/11/2025) sore. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan mengimbau warga tetap tenang.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tetap waspada, tetap hati-hati dan tidak mudah percaya dengan berita yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Kepala Stasiun Meteorologi Juwata BMKG Tarakan Muhammad Sulam Khilmi, Sabtu (8/11/2025).
Menurut dia, sampai saat ini belum ada teknologi yang memprediksi dengan detail dan rinci kapan gempa terjadi.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo4,4. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,31° lintang utara dan 117.67° bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 9 km tenggara Tarakan pada kedalaman 10 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal yang diakibatkan aktivitas Sesar Tarakan.
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas
IV-V MMI, di mana getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
Di Tanjung Selor dan Tana Tidung dengan intensitas III-IV MMI dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
Sedangkan di Tanjung Redep dan Nunukan dengan intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan.
Gempa bumi ini merupakan susulan gempa bumi utama dengan kekuatan M4,8 di Tarakan, Kalimantan Utara pada 5 November 2025 pukul 18:37:11 WITA.
Hingga 8 November 2025 pukul 17:30:00 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan gempa ini merupakan gempa susulan ke-8 dari gempa utama (aftershock).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.
Prabowo membahas tiga bantuan Kuartal IV 2026, mulai beras 10 kg, pembukaan rekening hingga subsidi upah Rp300.000 per bulan.
Danantara mengungkap rencana kepemilikan 5%-10% saham BEI dalam proses demutualisasi. Porsi konsorsium bisa mencapai 30%-40%.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Warga Villa Banguntapan Asri 3 meminta kolam koi ditutup dan menagih tindak lanjut Satpol PP Bantul atas rekomendasi OPD.
Askab PSSI Sleman, PSS Sleman, dan Carrick Rangers FC menggagas Global Pathway untuk membuka peluang pemain muda berlatih di Eropa.