Kebakaran Pasar Modern BSB Semarang, 179 Kios Terdampak
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Anom Suroto/Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA—Dunia pedalangan Indonesia berduka. Maestro dalang legendaris Ki Anom Suroto meninggal dunia pada Kamis (23/10/2025) pagi setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit dr. Oen Kandang Sapi, Solo.
Ketua Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (SENAWANGI) Sumari Sosro Adi Wiguno menyatakan almarhum Ki Anom Suroto merupakan dalang yang menjadi rujukan dan panutan bagi dalang muda.
"Beliau mempunyai kelebihan yang menjadi rujukan dan panutan terutama bagi para dalam muda maupun yang mau belajar mendalang," ujar Sumari yang juga Pamong Budaya Ahli Madya Kementerian Kebudayaan RI saat dihubungi ANTARA dari Jakarta, Kamis (23/10/2025).
Sumari mengenang mendiang Ki Anom memiliki ciri khas suara merdu (kung) dalam sulukan atau tetembangan. Selain keunikan vokal, almarhum juga mewariskan nilai-nilai luhur dalam berkesenian.
Salah satu falsafah terkenal Ki Anom Suroto adalah "dalang kuwi kudu golek jeneng sik lagi jenang" yang berarti untuk mencapai popularitas, ketenaran, dan kesuksesan, seseorang harus berjuang dan bekerja keras terlebih dahulu sebelum menetapkan tarif tinggi.
"Nanti kalau sudah mulai dikenal maka rezeki akan datang sendiri dengan seizin Tuhan Yang Maha Esa," tambah Sumari.
Maestro dalang dengan nama lengkap Kanjeng Raden Tumenggung Haryo Lebdo Nagoro ini juga dikenal sebagai pendorong semangat belajar bagi seniman muda. Ki Anom sering menyerukan agar dalang muda tidak malas belajar dan tidak fanatik hanya pada satu gaya pedalangan tertentu.
"Maksudnya untuk menjadi dalang jangan fanatik hanya kepada dalang tertentu namun harus mau menimba ilmu dari dalang siapa pun baik tua maupun muda bahkan dari gaya pedalangan lain karena masing-masing punya kelebihan," tegas Sumari.
Ki Anom Suroto akan dimakamkan pada Kamis siang pukul 15.00 WIB. Prosesi pemakaman akan diawali dengan pemberangkatan dari Rumah Duka Kebon Seni Timasan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo menuju Makam Depokan, Juwiring, Klaten, Jawa Tengah.
Kepergian Ki Anom Suroto meninggalkan duka mendalam bagi dunia kesenian wayang Indonesia, namun warisan ilmu dan inspirasinya akan terus hidup dalam setiap generasi dalang yang melanjutkan tradisi luhur ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.