Herdman Pisah Skuad Timnas Indonesia FIFA Matchday dan Piala ASEAN
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Presiden Prabowo
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, 23 September 2025.
Dalam pidatonya, Prabowo akan menyoroti dinamika global, termasuk isu Palestina dan serangan Israel terhadap Hamas di Qatar.
Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Tri Tharyat, dalam pengarahan media di Jakarta, Kamis (11/9/2025), kembali memastikan bahwa Presiden Prabowo akan berbicara di urutan ketiga pada hari pertama sesi perdebatan umum Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, 23 September.
“Saya belum bisa share mengenai pidato Bapak Presiden. Kita tunggu pada saat peluncuran tapi yang sangat menonjol dan akan kita angkat antara lain dinamika global saat ini, termasuk barusan saja ada serangan di salah satu negara berdaulat Qatar, pasti juga isu Palestina,” kata Tri.
Tri juga menegaskan bahwa kehadiran Presiden Prabowo di Sidang Majelis Umum PBB menjadi kesempatan yang sangat baik terus mendorong pelaksanaan program-program dan visi Asta Cita Presiden.
BACA JUGA: Ini 6 Bank Akan Digelontor Rp200 Triliun Menkeu Purbaya
Presiden Prabowo, sambungnya, juga akan mendorong reformasi sistem multilateral dan meningkatkan peranan yang lebih penting bagi negara-negara di Global South dengan Semangat Bandung sebagai pedoman.
Tri menuturkan bahwa, selain perdebatan umum Sidang Majelis Umum PBB, pertemuan-pertemuan tematik juga akan dilaksanakan. Pertemuan tersebut di antaranya akan membahas perubahan iklim, kemanusiaan, kesehatan mental, penghapusan senjata nuklir, hingga isu mengenai pemberdayaan perempuan.
Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa masing-masing perwakilan negara yang hadir pada sesi perdebatan umum Sidang Majelis Umum PBB akan diberi kesempatan untuk berbicara selama 15 menit.
Adapun pertemuan tingkat kepala negara pemerintah di Sidang Majelis Umum PBB secara resmi akan dimulai pada 22-29 September yang akan dibagi ke dalam beberapa segmen.
Tanggal 23 September akan menjadi sesi terpenting karena menandai dimulainya sesi perdebatan umum atau general debate yang menghadirkan panggung untuk seluruh kepala negara pemerintahan dari 193 negara anggota.
Per Kamis, Kemlu mencatat bahwa 145 negara telah mengonfirmasi kehadiran pada Sidang Majelis Umum PBB. Secara rinci, 137 negara diwakili langsung oleh kepala negara pemerintahan, 5 wakil presiden dan 3 wakil perdana menteri. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah mendekati hari pelaksanaan sidang umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
John Herdman memastikan Timnas Indonesia memakai dua skuad berbeda untuk FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala ASEAN 2026.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.