Orangutan Betina Terjebak Bekas Karhutla di Kotim, Ini Kondisinya
BKSDA Kalteng bersama OFI dan Animal Rescue Sampit menyelamatkan orangutan betina berusia sekitar 20 tahun dari lahan bekas karhutla di Kotim.
Ilustrasi saluran limbah - Freepik
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Pemerintah Distrik Tenggara Singapura mendekati Pemerintah Aceh untuk menawarkan teknologi pengolahan limbah.
Wali Kota Distrik Tenggara Singapura, Mohd Fahmi Bin Aliman melakukan pertemuan dengan Wali Nanggroe dan unsur Pemerintah Aceh, Jumat (22/8/2025).
“Pertemuan tadi bagus sekali. Ada beberapa investor yang hadir, dan yang paling menarik adalah teknologi yang ditawarkan," kata Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haythar, di Aceh Besar, Jumat.
Pertemuan yang berlangsung di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh, Jul Rahmady bersama staf Pengelolaan sampah, limbah bahan berbahaya dan beracun (PSLB3).
Dalam pertemuan ini, perwakilan Singapura mempresentasikan teknologi pengolahan limbah yang dinilai mampu menangani persoalan lingkungan secara lebih efektif.
BACA JUGA: Program SPHP Lamban, DPR: Stok Beras yang Dikuasai Negara Cuma 5 Persen
Wali Nanggroe Aceh, Tgk Malik Mahmud menilai, berdasarkan paparannya, teknologi tersebut dinilai sangat bermanfaat bagi Aceh, khususnya dalam menghadapi persoalan limbah.
Di mana, limbah bisa diolah kembali, air hasil olahan menjadi bersih dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Bahkan residu dari limbahnya juga masih dapat dimanfaatkan.
"Saya menilai teknologi ini bagus dan praktis untuk dipertimbangkan penerapannya di Aceh,” ujarnya.
Ia menjelaskan, teknologi tersebut tidak membutuhkan lahan yang luas. Sistem utamanya cukup memerlukan ruang sekitar 12 kaki persegi, bahkan tersedia versi skala kecil lebih praktis serta dapat digerakkan secara mobile.
“Aceh masih dalam kondisi lingkungan yang relatif baik, tetapi mulai terjadi polusi. Sebelum masalah ini menjadi parah, kita harus bertindak sejak dini. Saya sudah meminta Pemerintah Aceh mengambil kesempatan ini,” kata Tgk Malik Mahmud.
Sementara itu, Sekretaris DLHK Aceh Jul Rahmady menyampaikan pengelolaan sampah masih menjadi masalah utama di Aceh, terutama di TPA (tempat pembuangan akhir) yang belum tertangani dengan baik.
Pemilahan sampah, lanjut dia, belum berjalan maksimal, sehingga volumenya bisa mencapai ratusan ton per hari. Untuk itu, DLHK Aceh menanggapi positif tawaran Singapura tersebut.
"Sejalan dengan arahan Wali Nanggroe, kita mencari solusi persoalan limbah di Aceh. Dan hari ini Singapura menawarkan mesin pengolahan limbah yang sudah terbukti berhasil di sana, baik untuk limbah cair, padat, industri, hingga B3," demikian Jul Rahmady.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BKSDA Kalteng bersama OFI dan Animal Rescue Sampit menyelamatkan orangutan betina berusia sekitar 20 tahun dari lahan bekas karhutla di Kotim.
Jorge Martin hanya unggul dua poin atas Marc Marquez setelah MotoGP Mandalika. Persaingan gelar MotoGP 2026 semakin ketat menjelang seri berikutnya.
Pemeriksaan OTT KPK di Mapolresta Klaten masih berlangsung Kamis malam. Kapolresta membenarkan Bupati Hamenang termasuk pihak yang diperiksa.
AC Milan menghadapi RB Salzburg pada Kamis (15/10/2026) pukul 23.45 WIB. Rúben Amorim memburu poin pertama setelah kalah dari Benfica.
Celta Vigo menjamu Juventus di Liga Europa pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Simak jadwal, kondisi tim, dan peluang kedua klub.
KPK mengamankan 20 orang dalam OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Uang tunai sekitar Rp1 miliar disita berdasarkan hitungan awal.