Tiga Pelaku Pencurian Tower BTS di Banyumas Dibekuk Polisi
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, BEKASI—Warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diminta untuk tidak panik setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 melanda wilayah tersebut. Hingga kini, BPBD Bekasi terus memantau dampak dari gempa tetsebut.
BACA JUGA: Gempa Bekasi Terasa hingga Jakarta dan Tangsel
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Bekasi Dodi Supriadi mengatakan pihaknya meminta warga tidak panik dan tetap waspada terhadap segala kemungkinan.
"Tim sudah disiagakan untuk memantau dan mengevakuasi warga bila dibutuhkan. Kami imbau masyarakat tetap waspada namun dan jangan panik," kata Dodi di Cikarang, Rabu (20/8/2025)
BACA JUGA: Warga Berhamburan Keluar Saat Gempa Bumi Guncang Bekasi Malam Ini
Dia mengatakan pihaknya masih melakukan pendataan dan hingga pukul 20.30 WIB belum ada laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Warga diminta untuk menjaga jarak aman guna mengantisipasi terjadi gempa susulan.
"Mudah-mudahan tidak ada gempa susulan maupun dampak lain. Yang jelas sejauh ini aman dan terkendali, kami belum menemukan ada dampak baik kerusakan bangunan maupun dampak lain," katanya.
Diketahui gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi pada Rabu pukul 19.54 WIB berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Dalam postingan X, @infoBMKG, gempa terjadi di titik 6.48 Lintang Selatan, 107,24 Bujur Timur atau 14 kilometer sebelah tenggara Kabupaten Bekasi. Gempa berada pada kedalaman 10 kilometer dan dirasakan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi.
"Sangat kaget, soalnya kencang banget. Makanya langsung pada keluar," kata Dimas (36) warga Cikarang Selatan saat ditemui di sekitar Kantor Pemkab Bekasi.
Hal senada diungkapkan Andri (35) warga lainnya. "Saya lagi menonton di laptop, tiba-tiba kaget pada gerak semua. Saya keluar langsung. Coba telepon keluarga di Bandung, aman, ternyata gempa di Bekasi saja," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.