Kemenkes Catat 84,8 Persen Anak Usia 5-9 Tahun Alami Karies Gigi
Kemenkes mencatat prevalensi karies pada anak usia 5-9 tahun mencapai 84,8%. Masyarakat diimbau rutin memeriksa dan menjaga kesehatan gigi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang I Made Oka Astawa saat memberikan pengarahan kepada tim gabungan pencarian anak buah kapal KM Osela yang tenggelam di perairan Pulau Gelasa, Bangka Belitung, pada Jumat (15/8/2025).ANTARA/HO-Humas Kansar Pangkalpinag
Harianjogja.com, PANGKALPINANG - Sebanyak 6 Anak Buah Kapal (ABK) KM Osela yang tenggelam di perairan Pulau Gelasa, Provinsi Bangka Belitung, pada Jumat (15/8/2025) hingga kini masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang I Made Oka Astawa mengatakan tim gabungan mengerahkan 109 personel dan enam kapal untuk melakukan pencarian enam Anak Buah Kapal (ABK) KM Osela
"Kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan enam orang yang belum ditemukan ini," kata Oka dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Rabu.
Dia menjelaskan area pencarian akan diperluas hingga 3.310 Nm, dimana tim SAR gabungan menggunakan pola pararel search pattern (pencarian dengan memanfaatkan kemampuan proses paralel), yakni terdapat lima area pencarian dan lima tim unit SAR (SRU) yang akan melaksanakan pencarian di atas permukaan laut.
BACA JUGA: Sleman Siapkan Perbup Insentif untuk Pemilik Lahan Pertanian
"Ditambah dengan satu tim yang akan melaksanakan pencarian melalui udara," kata Oka.
Pihaknya juga sudah melakukan e-broadcast serta pemapelan ke kapal-kapal yang melintas area tersebut agar ikut serta melakukan pencarian. "Apabila menemukan dapat menghubungi kami," harap Oka.
Selanjutnya, kata dia, apabila korban ditemukan akan dievakuasi ke RSUD Depati Hamzah.
Sebelumnya Kantor SAR Kelas B Pangkalpinang menerima informasi kecelakaan KM Osela yang pecah karena cuaca buruk dan tenggelam di perairan Karang Mardalena, Pulau Gelasa pada Jumat (15/8).
Informasi tersebut diterima dari salah satu nelayan, Afen, pada Minggu (17/8) pukul 11.27 WIB, yang menginformasikan pada pukul 07.20 WIB menemukan satu orang yang tersangkut di bagan kapal miliknya, mengapung menggunakan alat apung gabus dalam keadaan selamat.
Korban pertama berinisial H adalah Kapten KM Osela dan berdasarkan penuturannya kapal berangkat dari Pelabuhan Perikanan Tanjungpandan menuju perairan Karang Mardalena untuk mencari ikan pada 14 Agustus 2025 dengan sembilan ABK.
Selanjutnya pada 15 Agustus 2025 pukul 04.00 WIB kapal pecah saat menghadapi cuaca buruk dan langsung tenggelam di Perairan Mardalena, sebelah utara Pulau Gelasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes mencatat prevalensi karies pada anak usia 5-9 tahun mencapai 84,8%. Masyarakat diimbau rutin memeriksa dan menjaga kesehatan gigi.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.
Google merilis Gemini 4 Argon secara global untuk pengembang, perusahaan, dan pelanggan berbayar. Simak harga API, fitur, dan akses gratis terbatas.