Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Ilustrasi cek kesehatan./freepik
Hariabjogja.com, LEBAK - Menteri Sosial Saefullah Yusuf menyebut sebanyak 8.000 siswa Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia sudah melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk di Kabupaten Lebak.
"Semua siswa Sekolah Rakyat itu harus menjalani cek kesehatan, karena sistem sekolah berasrama atau boarding school," kata Mensos Saefullah Yusuf saat peresmian Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 34 Kabupaten Lebak, Jumat.
"Sekolah Rakyat itu, ada beberapa yang harus diketahui oleh siswa maupun orang tua, yakni pertama wajib melakukan cek kesehatan," katanya.
Pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan anak-anak, bila mengalami anemia dan sakit gigi dapat dilakukan pengobatan. Semua penyakit tentu ada obatnya, katanya.
Menurut dia, pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa Sekolah Rakyat itu dengan sistem sekolah berasrama, sehingga anak-anak harus sehat.
Misalnya, kata dia, ada siswa yang teridentifikasi positif tuberkulosis atau TB dan bisa menularkan kepada siswa lainnya.
Karena itu, siswa tersebut terlebih dulu menjalani pengobatan dengan kerja sama Dinas Kesehatan daerah setempat hingga sembuh.
"Setelah sembuh total dari penyakit TB maka dikembalikan lagi ke Sekolah Rakyat," kata Gus Ipul.
Menurut dia, berdasarkan hasil CKG siswa Sekolah Rakyat, sebagian besar mengalami sakit gigi karies sekitar 49 persen dan tingkat kebugaran kurang 33 persen.
Selanjutnya, anemia 26 persen, kotoran telinga menumpuk 9 persen, dan lainnya kurang gizi, berat badan kurang dan obesitas 4 persen.
"Kami berharap semua siswa-siswi Sekolah Rakyat itu kondisinya sehat sehingga mereka belajar lebih terkonsentrasi," katanya.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah mengatakan program Program CKG di Sekolah Rakyat sudah dilakukan dan hasilnya 100 siswa sehat.
Baca juga: Kemensos: 2.007 siswa Sekolah Rakyat dapat PBI-JK per Agustus
"Kami berharap anak-anak sekolah sehat dan tumbuh berkembang, dan selalu memperhatikan akan pentingnya kesehatan," katanya.
Sementara itu, Resti, seorang siswa SRMA 34 Kabupaten Lebak mengatakan pihaknya dalam kondisi kesehatan baik dan tidak memiliki penyakit akut setelah dilakukan pemeriksaan CKG oleh Dinas Kesehatan setempat.
"Kami selalu menjaga kesehatan dengan olahraga agar kondisi badan bugar dan sehat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.