Modus Ngaku Banpol, Motor Remaja di Sragen Digasak Pelaku
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Foto ilustrasi Sekolah Rakyat dibuat oleh Artificial Intelligence ChatGpt
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah menyiapkan kurikulum keterampilan digital untuk Sekolah Rakyat. Kurikulum ini di antaranya pengenalan perangkat, coding, etika digital, hingga pemanfaatan platform media sosial.
Selain itu penyelenggaraan Sekolah Rakyat juga akan terkoneksi Internet yang jaringannya disediakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Koneksi internet direncanakan berkecepatan tinggi hingga 200 Mbps.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyebut program Sekolah Rakyat sebagai terobosan penting untuk menjangkau kelompok marjinal dan membekali generasi muda dengan keterampilan digital masa depan. Dukungan terhadap Sekolah Rakyat, katanya, menjadi fondasi dalam upaya pemerataan akses dan literasi digital di Indonesia.
“Sekolah ini selain memberikan ilmu dan karakter, juga membekali keterampilan. Kami tidak ingin ada yang tertinggal dalam transformasi digital ini. Semua harus ikut!” kata Nezar dalam keterangannya dikonfirmasi di Jakarta pada Rabu (30/7/2025).
Nezar menambahkan pembelajaran juga diperkuat dengan sistem Learning Management System (LMS) yang memungkinkan anak belajar mandiri secara daring.
BACA JUGA: Dijual di Jawa Rp11.000 per Kilogram, Distribusi Beras Murah SPHP Bakal Diperketat
“Bagaimana menggunakan piranti-piranti digital untuk belajar coding, belajar bahasa komputer, dan kita juga memastikan di dalam proses belajar-mengajar, anak-anak ini bisa masuk memperdalam pengetahuannya melalui satu platform digital yang bisa terus berinteraksi dengan mereka,” tuturnya.
Nezar mengungkap kisah inspiratif Naila, salah satu siswa Sekolah Rakyat yang memiliki semangat belajar tinggi meskipun berasal dari keluarga prasejahtera.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan pentingnya negara memberikan akses terhadap pendidikan berkualitas terhadap generasi muda yang akan menentukan masa depan Indonesia dalam rangka mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Semoga lebih banyak Naila-Naila di Indonesia yang bisa kita beri akses dan kesempatan,” ucapnya. Dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif, Nezar menegaskan Kemkomdigi ingin memastikan transformasi digital bukan hanya terjadi di kota-kota besar, tapi juga hadir nyata di seluruh Indonesia.
Diketahui, Kemkomdigi memastikan ketersediaan akses internet untuk mendukung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat serta mewujudkan digitalisasi di bidang pendidikan.
"Setiap titik Sekolah Rakyat akan mendapatkan layanan internet yang cukup sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar secara digital," kata Staf Khusus Menteri Alfreno Kautsar Ramadhan saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat di Politeknik Kesejahteraan Sosial, Bandung, Sabtu (5/7/2025).
Upaya ini merupakan wujud komitmen pemerintah menghadirkan pendidikan yang setara dan terhubung secara digital sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.