Israel Menyepakati Gencatan Senjata dengan Suriah

Newswire
Newswire Selasa, 00 0000 00:00 WIB
Israel Menyepakati Gencatan Senjata dengan Suriah

Serangan udara Israel di Lebanon telah memicu migrasi massal ribuan orang yang melarikan diri ke Suriah, sebuah negara yang sudah hancur akibat bertahun-tahun konflik. – Antara/Anadolu

Harianjogja.com, TEHERAN—Setelah terjadinya bentrokan di Suwayda, Suriah Selatan, Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa dan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu telah menyepakati gencatan senjata.

Menurut laporan stasiun TV Al Mayadeen, gencatan senjata itu diumumkan oleh Utusan Khusus AS untuk Suriah Tom Barrack, yang juga Duta Besar AS untuk Turki.

Kesepakatan tercapai setelah perundingan yang dimediasi oleh AS dan mendapat dukungan dari Turki, Yordania, dan lainnya.

Barrack mendesak semua kelompok agama dan etnis di Suriah, termasuk komunitas Druze, Badui, dan Sunni, untuk meletakkan senjata dan bekerja sama demi persatuan negara itu.

Syrian Observatory for Human Rights, organisasi pemantau perang yang berbasis di London, melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat bentrokan di Suwayda bertambah menjadi 718 jiwa.

BACA JUGA: Jembatan Pandansimo Siap Dioperasikan Seusai Audit Keselamatan, Target Paling Lambat 15 Agustus

Namun, Kementerian Kesehatan Suriah menyatakan 260 orang tewas dengan 1.698 lainnya luka-luka. Dewan Fatwa Tertinggi Suriah menyatakan bahwa meminta bantuan dari rezim Israel, menyakiti warga sipil, dan memicu konflik sektarian adalah haram.

Ditegaskan pula bahwa pemerintah berkewajiban melindungi seluruh rakyat, melarang diskriminasi sektarian, serta menegakkan hak membela diri dan membela kelompok tertindas sesuai hukum Islam.

Pada Rabu (16/7/2025), Israel melancarkan serangan udara yang menargetkan Kementerian Pertahanan Suriah di Damaskus dan pasukan pemerintah Suriah di wilayah Suwayda.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online