Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Foto ilustrasi pengungsi warga Lebanon. - Antara/Anadolu
Harianjogja.com, BEIRUT—Sekitar 100.000 warga Lebanon dilaporkan mengungsi setelah meningkatnya agresi Israel di wilayah tersebut. Data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut jumlah pengungsi akibat konflik Lebanon–Israel berpotensi terus bertambah seiring peringatan evakuasi yang dikeluarkan militer Israel di sejumlah wilayah.
Koordinator Kemanusiaan PBB di Lebanon, Imran Riza, menyampaikan situasi yang terjadi dalam dua hari terakhir menunjukkan peningkatan signifikan dalam skala peringatan evakuasi dan kepanikan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai sebagai salah satu situasi paling serius yang terjadi di Lebanon dalam waktu dekat.
Ia menyebut ribuan warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka setelah militer Israel mengeluarkan peringatan agar masyarakat segera meninggalkan sejumlah wilayah yang dianggap berisiko tinggi.
"Sejauh ini, sekitar 100.000 orang tinggal di sekitar 477 penampungan bersama, sementara sekitar 57 penampungan masih memiliki sisa ruang, tetapi kapasitasnya langsung penuh," katanya, seperti dikutip dari Antara dari Anadolu, Sabtu (7/3/2026).
Menurut Riza, gelombang pengungsian tersebut memicu kepanikan di berbagai daerah karena banyak warga meninggalkan tempat tinggal tanpa tujuan yang jelas.
"Warga berhamburan ke mana-mana tanpa tujuan yang pasti, dan saya yakin jumlahnya akan langsung bertambah," katanya.
Ia juga mencontohkan kondisi di salah satu penampungan di Beirut yang mengalami lonjakan jumlah pengungsi dalam waktu singkat. Dalam satu hari, jumlah keluarga yang mengungsi di lokasi tersebut meningkat dari 90 keluarga menjadi sekitar 150 keluarga.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel telah menyebabkan sedikitnya 123 orang tewas dan 683 lainnya mengalami luka-luka.
Riza juga menyampaikan bahwa sejumlah tenaga kesehatan turut menjadi korban dalam konflik tersebut. Ia menekankan pentingnya penghormatan terhadap hukum humaniter internasional dalam situasi konflik bersenjata agar fasilitas kesehatan dan tenaga medis tetap terlindungi.
Situasi kemanusiaan di Lebanon diperkirakan masih akan berkembang seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut, sementara lembaga kemanusiaan internasional terus memantau kebutuhan pengungsi yang tersebar di berbagai penampungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.