57 Senjata Rakitan Konflik Adonara Diserahkan ke Polisi
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Ilustrasi ibadah haji. - Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq meminta Kementerian Agama memperketat seleksi kesehatan bagi calon jamaah haji di musim haji mendatang untuk mengantisipasi kasus meninggalnya jamaah di Tanah Suci.
"Jangan hanya karena ingin meninggal di Makkah, lalu orang sakit berat dipaksakan berangkat. Edukasi ini harus diperkuat. Meninggal di Makkah bukan berarti pasti syahid,” kata Maman saat menjadi narasumber dalam Forum Legislasi bertajuk "Optimalisasi Penyelenggaraan Haji Lewat Revisi UU Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.
Menurut Maman, saat ini masih banyak calon haji yang dipaksakan berangkat meskipun secara medis termasuk dalam kategori tidak layak berangkat.
Pada musim Haji 2025, jumlah kasus meninggalnya jamaah menjadi sorotan sejumlah pihak. Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar, yang juga merupakan anggota Tim Amirul Hajj, mengatakan angka kematian jamaah haji satu minggu sebelum puncak haji mencapai 108 orang. Hal itu, menjadi perhatian serius bagi Tim Amirul Hajj.
“Ini satu minggu sebelum puncak haji, data yang meninggal dunia lebih tinggi dari tahun lalu pada hari yang sama. Saat ini ada 108 orang calon haji yang meninggal dunia,” kata Taruna.
BACA JUGA: 175 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci
Ia menyerukan agar seluruh potensi yang dimiliki Indonesia dimaksimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik dan menekan angka kematian tersebut.
Selain kasus kematian jamaah, hal lain yang disoroti oleh Maman dalam forum diskusi itu adalah persoalan mengenai sistem transportasi dan akomodasi yang dinilai masih menyisakan persoalan.
Menurut Maman, muncul praktik sopir tidak profesional dan tumpang-tindih penempatan jamaah di hotel. Hal itu, muncul karena lemahnya koordinasi antar-syarikah atau penyedia layanan bagi jamaah dan penyelenggara haji nasional.
Sejalan dengan itu, Maman mendesak agar Badan Pengelola Haji yang akan datang dilengkapi unit kehumasan yang kuat agar publik bisa memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai beragam hal terkait pelaksanaan haji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Warga Desa Narasaosina menyerahkan 57 senjata rakitan sisa konflik Adonara Timur kepada Polres Flores Timur demi menjaga perdamaian.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.