Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Foto ilustrasi proyek pembangunan hunian. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—PT KAI menyiapkan co-living atau tempat hunian sementara dengan konsep modern di kawasan Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Keradaan KAI Living ini menjadi altenatif bagi para penumpang atau masyarakat urban.
Hunian ini berdiri di atas lahan seluas 645 meter persegi, dengan 8 lantai terdiri 86 unit kamar dengan tipe Standart, Corner, dan Loft. Keberadaannya bisa diakses mulai dari pekerja profesional, mahasiswa, hingga ekspatriat. Setiap unit dirancang dengan pendekatan arsitektur menekankan efisiensi ruang, pencahayaan alami dan kenyamanan.
"KAI Living Gondangdia rencananya akan beroperasi pada kuartal kedua tahun 2025. Saat ini, pembangunanny telah mencapai sebesar 99.51 persen, tahapan konstruksi utama hampir rampung dan segera memasuki fase penyelesaian akhir," kata Plt Sekretaris Perusahaan KAI Properti, Ramdhani Subagja, Kamis (22/5/2025).
Proyek ini digulirkan untuk mengoptimalkan aset milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi properti bernilai tinggi mendukung perkembangan kawasan. Selain itu untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan tempat tinggal yang nyaman, strategis, dan mendukung gaya hidup modern. Desainnya mengusung tema industrial, dirancang sebagai ruang tinggal yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menciptakan pengalaman hidup yang terhubung secara sosial dan estetika.
KAI Living Gondangdia dihadirkan sebagai hunian yang mengedepankan kenyamanan sekaligus berada di lokasi yang sangat strategis. Ia menjelaskan bahwa hunian ini memiliki akses yang dekat ke pusat bisnis, transportasi umum, serta berbagai fasilitas publik, sehingga menjadi pilihan ideal bagi masyarakat urban.
“Kami menghadirkan KAI Living Gondangdia sebagai hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berada di lokasi yang sangat strategis. Dekat dengan pusat bisnis, transportasi umum, dan fasilitas publik, hunian ini menjadi pilihan ideal bagi masyarakat urban,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.