Aldila Sutjiadi Juara Bad Homburg Open 2026 Jelang Wimbledon
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja, PONOROGO—Seorang remaja berinisial MA,17, warga Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia setelah mengikuti latihan pencak silat di balai desa Josari, Selasa (20/5/2025) malam.
Remaja yang masih duduk di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Ponorogo tersebut diketahui mengikuti latihan rutin pencak silat sebelum akhirnya dilaporkan meninggal dunia.
Kapolsek Jetis, AKP Marjono telah menerima laporan terkait salah satu siswa pencak silat yang ada di wilayah hukumnya meninggal setelah menjalani latihan rutin pencak silat.
BACA JUGA: Hari Kebangkitan Nasional ke-117, DIY Berkembang Bersama Pemuda dan Dunia Digital
Saat menerima laporan, petugas piket langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan segera mengevakuasi remaja tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB, oleh petugas piket langsung dibawa ke Puskesmas Jetis bersama perangkat desa dan pihak keluarga. Namun tak lama dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo. Setelah itu kami langsung berkoordinasi dengan Polres Ponorogo,” ujarnya Rabu (21/5/2025).
Kapolsek Jetis tersebut menambahkan, peristiwa meninggalnya salah satu siswa perguruan pencak silat tersebut kini telah diambil alih Polres Ponorogo untuk penyelidikan lebih lanjut.
Seusai dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Harjono Ponorogo, remaja tersebut langsung dilakukan tindakan lebih lanjut oleh tim dokter yang bertugas untuk dilakukan proses visum luar.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo, Sugianto mengkonfirmasi bahwa pihaknya menerima jenazah tersebut pada pukul 00.45 WIB. Dia menerangkan, sejumlah anggota tubuh remaja tersebut mengalami lebam dan membiru.
“Ada sedikit luka di telinga dan kaki bagian kiri, dan telinga membiru. Kami belum tahu apakah itu akibat hantaman benda tumpul atau yang lain,” ungkapnya.
Sugianto menambahkan, pihak keluarga yang turut mengantar Jenazah remaja tersebut mengatakan bahwa ada riwayat sesak nafas yang dialami oleh remaja bernasib malang tersebut.
Kabid Humas RSUD Ponorogo menambahkan remaja tersebut telah menjalani terapi pengobatan sebelum dinyatakan meninggal. “Penyebab meninggalnya masih belum tahu, itu yang masih diselidiki oleh pihak berwajib,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aldila Sutjiadi juara Bad Homburg Open 2026 bersama Vera Zvonareva usai menang di final, menjadi modal menuju Wimbledon.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.