DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi penemuan jenazah. Freepik
Harianjogja.com, MEDAN—Tim SAR Gabungan evakuasi jasad wanita yang hilang diduga diterkam buaya di Sungai Bilah Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Mustari mengatakan pencarian dilakukan sejak timnya mendapat laporan bahwa seorang warga dinyatakan hilang sejak Jumat (4/9/2024).
"Saat ditemukan terdapat luka bekas gigitan buaya. Pencarian dilakukan setelah tim mendapat informasi tersebut pada Sabtu (5/9) pagi," ujar Mustari dilansir Antara, Minggu.
Dia menjelaskan, korban ditemukan pada pukul 18.40 WIB berjarak 500 meter menuju hilir sungai dari lokasi awal yang bersangkutan dinyatakan hilang.
"Setibanya dilokasi tim langsung berkoordinasi dengan pemerintah setempat, unsur yang terlibat dan saksi guna mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut," kata dia.
Dalam pencarian, Mustari menjelaskan bahwa tim menggunakan perahu landing craft rubber (LCR) yang menyisir sungai tersebut.
Menurutnya, berdasarkan informasi saksi bahwa terdapat dua ekor buaya pada saat kejadian tersebut. "Tim melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu LCR dengan upaya agar buaya yang berada di sekitar lokasi kejadian menjauh. Sesuai informasi dari saksi yang melihat dua ekor buaya pada saat kejadian," kata dia.
Mustari membeberkan peristiwa itu bermula ketika pada Jumat (4/9) korban tengah duduk di tepi sungai dan terjatuh dam hanyut di sungai tersebut.
"Namun naas tidak diketahui secara pasti tiba-tiba korban sudah jatuh ke sungai dan hanyut. Saat kejadian saksi melihat dua ekor buaya berada di sekitar lokasi sehingga kuat dugaan korban diterkam buaya," kata dia.
Dengan kejadian tersebut, kata dia, saksi langsung melaporkan ke pemerintah setempat dan warga guna melakukan pencarian.
Namun, korban tidak kunjung ditemukan pemerintah dan warga yang melakukan pencarian melaporkan ke POS SAR Tanjung Balai Asahan. "Korban yang berusia (59) tahun langsung dievakuasi dan sesuai permintaan keluarga korban, jasad korban langsung dibawa menuju rumah duka untuk disemayamkan," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.