Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi penangkapan/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SEMARANG–Polrestabes Semarang menangkap dua orang pelaku yang melakukan penganiayaan dan pemerasan terhadap sopir truk asal Kabupaten Barang di Kawasan Industri Terboyo, Kota Semarang.
Dilansir Espos, sopir truk bernama Ahmad mengalami nasib sial ketika bertemu orang tak dikenal pada Minggu (11/5/2025) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu korban baru saja menurunkan muatan pasir dan hendak keluar dari kawasan industri tersebut.
Namun truk yang dikendarai korban tiba-tiba diberhentikan orang tak dikenal. Mereka juga meminta korban untuk turun dari kabin truk.
“Setelah itu korban langsung dipukul berkali-kali di bagian kepala, pipi, dan bibir oleh salah satu pelaku. Kemudian diancam dengan sebilah pisau,” kata Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, Kamis (15/5/2025).
Selain melakukan kekerasan terhadap korban. Kedua pelaku juga meminta uang secara paksa dengan ancaman penusukan. Korban yang saat itu hanya memiliki uang Rp200.0000 dipaksa untuk menambah jumlah hingga Rp1,5 juta.
“Korban kemudian dibonceng oleh kedua pelaku untuk mencari tambahan uang. Sebagian uang ditransfer oleh teman korban ke rekening atas nama tersangka, sisanya diserahkan secara tunai,” katanya.
Mendapati adanya laporan penganiayaan dan pemerasan. Tim Opsnal Reskrim Polsek Genuk yang dipimpin oleh Kanit Reskrim M. Sajuddin segera melakukan penyelidikan.
Para pelaku yang diketahui bernama Dwi Ari Sofian, 40, warga Terboyo Wetan, dan Hendro Prasetiyo, 30, warga Morodemak berhasil diringkus polisi.
Hingga saat ini kedua pelaku masih dalam proses pendalaman lebih lanjut. Polsek Genuk juga telah berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna pemberkasan dan penyidikan lanjutan.
BACA JUGA: Sultan HB X Ingatkan Pembangunan Bukan Hanya Soal Fisik
Untuk sementara para pelaku dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan. Polisi juga telah mengamankan barang bukti serta menetapkan keduanya sebagai tersangka, Rabu (13/5/2025) kemarin.
“Kami tegaskan bahwa segala bentuk premanisme tidak akan ditoleransi. Kami akan terus melakukan patroli dan penindakan tegas demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.
Per 1 Oktober 2026, belum ada gerai KDMP di Kulonprogo yang beroperasi. Verifikasi dan validasi bangunan masih berlangsung.