Pemkab Temanggung Dukung Wacana Guru PPPK Jadi ASN Pusat
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
Pengendara motor di Pakistan panik saat ada serangan rudal dari India. /TikTok.
Harianjogja.com, JAKARTA—Angkatan Udara Pakistan menembak jatuh lima jet tempur India di tengah ketegangan dua negara bertetangga itu setelah India melancarkan serangan rudal.
"Angkatan Udara Pakistan telah menembak jatuh sedikitnya lima jet tempur India sebagai respons terhadap agresi lintas batas yang dilancarkan India baru-baru ini," kata Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif kepada stasiun penyiaran Geo TV.
Sebelumnya, juru bicara militer Pakistan Letjen Ahmed Sharif Chaudhry memastikan jatuhnya dua jet tempur India, menurut laporan CNN.
BACA JUGA: India-Pakistan Memanas, Aksi Saling Tembak Terus Terjadi
"Ada laporan lain tentang berbagai kerusakan yang ditimbulkan oleh pasukan Pakistan, di darat dan udara. Namun, dapat saya pastikan kepada Anda bahwa sedikitnya dua pesawat Angkatan Udara India telah jatuh," kata Chaudhry.
Belum ada tanggapan dari pemerintah India terkait laporan media Pakistan mengenai jatuhnya jet-jet tempur mereka. Sebelumnya, India melancarkan serangan rudal yang menyasar sejumlah kota di Pakistan dan wilayah Kashmir Pakistan.
Chaudhry mengatakan India telah menembakkan rudal ke kota Bahawalpur, Muridke, Bagh, Muzaffarabad dan Kotli dari wilayah mereka.
Dia membenarkan bahwa sedikitnya delapan orang tewas, 35 orang terluka, dan dua lainnya hilang.
Menurut sumber keamanan Pakistan, jet-jet India yang jatuh menjadi target "ketika berusaha menyerang Pakistan dari wilayah udara India."
Jet-jet itu mencakup tiga pesawat Rafale, MiG-29, dan satu SU-30, kata sang sumber. Di sepanjang Garis Kendali (Line of Control/LoC), yang membagi wilayah Jammu dan Kashmir yang disengketakan India dan Pakistan, tentara kedua negara saling menembak.
BACA JUGA: Serangan Rudal India Tewaskan 8 Orang, Pakistan Siapkan Pembalasan
Eskalasi meningkat di antara kedua tetangga itu setelah terjadi serangan pada 22 April di Pahalgam, wilayah Kashmir yang dikelola India, yang menewaskan 26 orang.
India menyalahkan Pakistan atas serangan itu dan menuding adanya keterkaitan lintas batas antara Pakistan dengan pelaku serangan. Namun, Pakistan membantah tudingan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.