Profil dan Pemilik KMP Putri Yasmin, Terbakar di Selat Lombok
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, KENDARI—Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diguncang dua kali gempa bumi akibat sesar aktif, Minggu (4/5/2025).
Kepala Stasiun Geofisika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari Rudin saat dihubungi di Kendari, mengatakan gempa bumi pertama pada pukul 14.46 Wita dengan magnitudo 4,2, yang kemudian disusul pada pukul 15.24 Wita dengan magnitudo 2,2.
Gempa pertama di barat daya Lalolae dengan kedalaman 5 kilometer dan gempa kedua dengan kedalaman 4 kilometer.
Berdasarkan episenter, gempa bumi pertama di koordinat 4.06 lintang selatan, 121.77 bujur timur, berlokasi di darat pada jarak 4 kilometer barat daya Lolae, sedangkan gempa kedua di 1 kilometer tenggara Lolae, Kabupaten Kolaka Timur.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, katanya, gempa bumi itu kategori gempa dangkal akibat aktivitas sesar di barat daya Lolae.
BACA JUGA: Disdik Gunungkidul Bersurat ke PLN, Minta Tidak Ada Pemadaman saat ASPD Berlangsung
"Dampak gempa bumi, guncangan ini dilaporkan dirasakan di Kolaka timur, dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," ujarnya, Minggu.
Rudin mengungkapkan gempa bumi ini sebagai susulan, bagian dari rangkaian aktivitas gempa beruntun di Kabupaten Kolaka Timur sejak 24 Januari 2025 dengan magnitudo 4,9. "Di mana gempa bumi yang terjadi saat ini merupakan gempa bumi ke-531," ujar dia.
Ia mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disiarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," demikian Rudin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.