Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pramono Anung - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Daerah dari PDIP mengungkap alasan baru bergabung alias telat bergabung di retreat Akmil Magelang.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mennyatakan kehadirannya bersama beberapa kader PDI Perjuangan yang menjadi kepala daerah pada retret hari keempat di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
"Kenapa baru hari ini? Tentunya saya tidak perlu menjelaskan apa-apa," kata Pramono Anung di kompleks Akmil Magelang, Senin.
Pramono lantas mengungkapkan,"Apa pun saya berkomunikasi dengan Ibu Megawati [Ketua Umum DPP PDI Perjuangan] dan juga DPP partai, apa yang kemudian menjadi keputusan bersama."
BACA JUGA : Kepala Daerah dari PDIP Masih Menunggu Lampu Hijau dari DPP untuk Ikuti Retreat di Akmil
Kehadirannya bersama beberapa kader PDI Perjuangan, menurut dia, dengan berbagai pertimbangan yang sesungguhnya apa yang menjadi arahan untuk melakukan penundaan.
"Secara khusus saya mengucapkan terima kasih atas kesabaran semuanya, terutama kepada Bapak Menteri Dalam Negeri dan wakil menteri yang semuanya telah 4 hari mengikuti retret ini," kata Pramono.
Sebagai Gubernur Jakarta, dia sudah menitipkan tugas kepada Bang Dul (Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno) untuk terus gas pol mengerahkan pasukan biru, oranye, hijau, dan pasukan kuning terkait dengan harapan masyarakat Daerah Khusus Jakarta. "Terutama saya pribadi, oleh rakyat Jakarta, jadi itu yang ingin saya sampaikan," katanya.
Menurut dia, yang mungkin belum tinggal satu provinsi, ada satu provinsi karena arahan Mendagri maupun Wamendagri boleh mengusulkan sekda.
BACA JUGA : Soal Retreat di Magelang, Wali Kota Jogja Hasto Tunggu Hasil Koordinasi PDIP
"Saya mungkin masuk yang terakhir. Kami semua mengikuti retret secara baik-baik dan tentunya kami bertanggung jawab apa yang kami ambil langkah ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.