Gerakan Kecoak Picu Gelombang Protes Besar di India
Ribuan anak muda India berdemo menuntut reformasi pendidikan. Cockroach Janta Party menjadi simbol perlawanan pasca polemik ujian NEET.
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua/Rizek Abdeljawad
Harianjogja.com, JAKARTA – Israel dan Hamas akhirnya sepakat gencatan senjata untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza.
Melansir Reuters, Kamis (16/1/2025), kesepakatan ini diumumkan oleh AS dan Qatar, mengakhiri konflik 15 bulan yang menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan memanaskan ketegangan di Timur Tengah.
Kesepakatan ini menetapkan gencatan senjata selama enam minggu sebagai langkah awal, diikuti penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza dan pembebasan sandera Hamas sebagai ganti pembebasan tahanan Palestina di Israel.
Fase pertama kesepakatan mencakup pembebasan 33 sandera Israel, termasuk wanita, anak-anak, dan pria berusia di atas 50 tahun.
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengumumkan bahwa gencatan senjata akan dimulai pada hari Minggu mendatang. Para negosiator aktif menyusun langkah-langkah implementasi.
Presiden AS Joe Biden menyatakan kesepakatan ini akan menghentikan kekerasan, membuka jalur bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina, dan menyatukan kembali sandera dengan keluarga mereka setelah lebih dari setahun dalam penawanan.
BACA JUGA: Israel Hadapi 50 Gugatan di Pengadilan Atas Kejahatan Perang di Palestina
Warga Gaza merayakan di jalan-jalan, meskipun wilayah tersebut mengalami krisis kemanusiaan dengan kelangkaan pangan, air, dan bahan bakar yang parah.
“Saya bahagia, meski menangis. Ini tangisan kegembiraan,” ujar Ghada, seorang ibu dari lima anak yang kini menjadi pengungsi.
Di Tel Aviv, keluarga sandera Israel dan kerabat mereka menyambut berita ini dengan penuh haru.
"Kami, keluarga dari 98 sandera, menyambut dengan suka cita dan kelegaan luar biasa atas perjanjian yang membawa harapan untuk memulangkan orang-orang tercinta kami," kata kelompok keluarga sandera dalam pernyataan resmi.
Kesepakatan ini lahir dari proses negosiasi panjang dan berliku yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar dengan dukungan AS. Pengumuman ini datang menjelang pelantikan Presiden terpilih AS Donald Trump pada 20 Januari mendatang.
Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi juga menyampaikan dukungan terhadap kesepakatan ini melalui unggahannya di platform X.
Jika sukses, gencatan senjata bertahap ini diharapkan menghentikan pertempuran yang telah menghancurkan Gaza, meratakan sebagian besar kawasan perkotaan, dan membuat mayoritas dari 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal.
Sami Abu Zuhri, seorang pejabat Hamas, menyebut kesepakatan ini sebagai pencapaian besar. Kelompok ini menyatakan persetujuan resmi kepada mediator untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera.
Di Israel, kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Hamas telah menghapus tuntutan di menit-menit terakhir, namun beberapa rincian kesepakatan masih belum tuntas.
"Kami berharap semua detail terselesaikan malam ini," bunyi pernyataan tersebut.l
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Ribuan anak muda India berdemo menuntut reformasi pendidikan. Cockroach Janta Party menjadi simbol perlawanan pasca polemik ujian NEET.
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.