Puan Sebut Kehadiran Prabowo di DPR Jadi Momentum Strategis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Ilustrasi cuaca buruk./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan atau kawasan pantai selatan untuk mewaspadai peningkatan intensitas hujan yang berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
"Dari pantauan data curah hujan di Cilacap dan Banyumas, dalam kurun waktu tujuh hari pada awal bulan Januari 2025 curah hujan terpantau ringan hingga sedang, kadang disertai petir," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi (Stamet) Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (8/1/2025).
BACA JUGA : Awal Januari, Kulonprogo Dikepung Puluhan Titik Bencana Alam
Namun, kata dia, kondisi tersebut berbeda untuk sejumlah daerah di Kabupaten Kebumen. Berdasarkan catatan Stamet Tunggul Wulung Cilacap, lanjutnya, rata-rata di wilayah Kebumen dalam tujuh hari pada awal bulan Januari 2025 tercatat satu hingga tiga hari terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
"Awal Januari 2025 hujan lebat hingga sangat lebat masih terkonsentrasi di wilayah Kebumen," katanya.
Ia mengatakan faktor Moonsun Asia masih berpengaruh, ditambah labilitas lokal masing-masing daerah. Oleh karena itu, kata dia, wilayah Kabupaten Kebumen lebih banyak terjadi hujan lebat.
"Ke depan, potensi hujan lebat bisa menjalar ke wilayah Banyumas dan sekitarnya, mengingat juga Januari dan Februari merupakan puncak musim hujan di beberapa wilayah Banyumas Raya yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara," katanya.
BACA JUGA : Curah Hujan Masih Tinggi, Status Tanggap Darurat Bencana di Kulonprogo Diperpanjang
Terkait dengan hal itu Teguh mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan intensitas hujan yang berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.