7 Kapal Tenggelam di Gilimanuk, Truk ODOL Kembali Disorot
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang nenek di Jakarta ditipu Rp500 juta oleh pelaku yang mengaku bisa mengusir setan di rumah korban. Saat ini kepolisian masih mengejar komplotan pelaku yang lebih dari satu orang tersebut.
"Ini sindikat yang terdiri dari tiga perempuan dan seorang pria yang melakukan aksi penipuan dengan modus ritual mengusir setan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, sejauh ini korban penipuan satu orang dan terlapor diduga dua orang. Pelaku masih dilakukan pengejaran oleh petugas.
"Kami mengumpulkan sejumlah barang bukti, yakni dua buah plastik botol berisi air, tiga garam makanan dan lainnya," kata dia.
Ia menjelaskan, pelaku dan korban ini bertemu di Pasar Sunter Hijau, Tanjung Priok, Jakarta Utara,. Korban dihampiri dua pelaku dan diajak untuk bertemu dua orang rekan lainnya.
"Diduga ada empat pelaku, tiga perempuan dan satu orang laki-laki," kata dia.
Pelaku menipu korban dengan modus membantu mengusir setan. Para pelaku ini menakut-nakuti korban bahwa di rumah pelapor ada setan karena korban menginjak darah di persimpangan dan setan tersebut mau membawa anak pelapor.
Lalu korban dibujuk dan disuruh datang membawa emas dan uang tunai sebagai syarat ritual. Karena korban ketakutan akhirnya mengikuti instruksi dari pelaku dan menyerahkan syarat ritual tersebut.
BACA JUGA: Waspada Penipuan Identitas Kependudukan Digital, Ini Imbauan Dukcapil Jogja
Kemudian diinformasikan oleh pelaku ritual dibatalkan. Barang yang menjadi syarat ritual diserahkan kembali kepada pelaku, namun sewaktu dibuka isinya berubah menjadi botol minuman dan tiga bungkusan.
"Korban mengalami kerugian Rp500 juta," kata dia yang menambahkan bahwa kasus ini akan diselidiki oleh petugas Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, apalagi kalau bertemu dengan orang yang tidak dikenal yang menawarkan jasa dan bantuan untuk menyelesaikan permasalahan.
Menurut dia, pelaku menjalankan aksi kejahatan dengan berbagai modus dan yang ini modus ritual mengusir setan.
"Mohon hati-hati. Apalagi kalau bertemu dengan orang yang tidak dikenal yang menawarkan jasa bantuan untuk menyelesaikan permasalahan dengan berbagai modus, yaitu modus terkininya adalah ritual mengusir setan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.